Trump mengaku tak diberi tahu tentang Rusia yang membunuh pasukan AS di Afghanistan
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ia tidak diberitahu tentang laporan Rusia memberi imbalan pada milisi untuk membunuh pasukan AS di Afghanistan. Sebab banyak pejabat intelijen AS yang meragukan kebenaran laporan tersebut.
Hal ini bertentangan dengan empat orang sumber intelijen AS dan satu orang sumber dari Eropa serta kesimpulan CIA dalam laporan mereka pada Mei lalu. Empat orang intelijen dan satu orang Eropa mengetahui tentang laporan tersebut.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Gedung Putih: Trump Tak Dapat Pengarahan Soal Hadiah Rusia untuk Nyawa Tentara ASGedung Putih membela diri dengan mengatakan Presiden Donald Trump tidak diberitahu tentang laporan bahwa satuan militer Rusia menawarkan hadiah kepada militan Taliban di Afghanistan untuk membunuh ten
Read more »
Hakim halangi penerbitan buku keponakan Donald Trump yang ungkap 'penipuan dan penggelapan pajak' TrumpSeorang hakim di New York untuk sementara waktu memblokir penerbitan buku keponakan Presiden Donald Trump yang mengungkap keluarga Trump. Apa isi buku memoar tersebut?
Read more »
Investigasi Gedung Putih, Trump Dinilai Alami DelusiPresiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dinilai mengalami delusi dan tidak menguasai isu-isu luar negeri saat melakukan pembicaraan telepon dengan pemimpin
Read more »
Ditolak Interpol, Iran Tetap Berniat Tangkap Trump Meski Tak Lagi Jadi PresidenIran menyatakan, mereka tetap bakal berusaha menangkap Presiden AS Donald Trump setelah permintaan mereka ditolak Interpol - Global
Read more »
Twitch Tangguhkan Kanal Donald TrumpTwitch menyatakan Trump telah melanggar kebijakan 'perlilaku penuh kebencian' atau 'hateful conduct'.
Read more »