Kisah Cahayu, Kini Hanya Ingat Memori SD Usai 3 Hari Koma Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan
Tidak terbayangkan dalam benak sang ibunda, Nurul Laily Trilestari, harus melihat putri tercintanya Cahayu Nur Dewata tergolek, terdiam dan sempat mengalami koma selama tiga hari usai jadi korban malam kelam Tragedi Kanjuruhan, Sabtu .
Tidak hanya itu, kini Cahayu Nur Dewata pun harus kehilangan ingatannya. Ia hanya berbaring dengan mata yang memerah dengan pandangan mata kosong. Bahkan, ia pun belum bisa mengingat lagi skor pertandingan Arema FC dan Persebaya yang dia saksikan langsung di Stadion Kanjuruhan Malang.Sang ibunda pun terus berusaha agar ingatannya kembali pulih. Ia berupaya mengembalikan dengan perlahan ingatan Cahayu dengan bantuan foto. Baca Juga: Kisah Anak Kecil Selamat dari Kericuhan Kanjuruhan Malang, Kedua Orangtuanya Ikut jadi Korban Tewas Misalnya, dia harus memperlihatkan foto-foto masa kecil putrinya supaya Cahayu kembali mengingat kenangan di masa itu."Kalau kejadian yang baru-baru belum ingat, baru yang waktu SD, TK itu," kata Nurul, Rabu dilansir kompas.com Cahayu adalah salah satu penyintas Tragedi Kanjuruhan. Ia selamat, tapi kondisinya tidak lagi seperti semula. Cahayu berada di stadion saat kerusuhan pecah pada 1 Oktober 2022 malam. Ia hanya ingin menonton tim kesayangannya, Arema FC. Cahayu juga tak nyaman apabila diajak berkomunikasi atau bertemu orang lain. "Suka ngomong sendiri, mengigau, mungkin masih terbayang-bayang, sempat itu ada kunjungan pejabat, dia teriak," kata Nurul.Berdasarkan pemeriksaan medis, anak perempuannya itu mengalami pendarahan di otak diduga akibat terinjak-injak.Cahayu adalah satu dari ratusan orang penyintas Tragedi Kanjuruhan. Dalam data terbaru, Total korban tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu , pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya berjumlah 754 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Wijanto Wijoyo, di Kabupaten Malang, Kamis mengatakan bahwa dari total 754 korban tersebut, sebanyak 132 di antaranya meninggal dunia, 596 orang luka ringan dan sedang, serta 26 lainnya luka berat. "Data terakhir, untuk korban meninggal dunia 132 orang, luka ringan sedang 596 orang dan luka berat 26 orang. Total 754 orang," kata Wijanto.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Tidak Cuma sebagai Petarung, Khabib Disebut Juga OTW Jadi GOAT dalam Hal Ini - Bolasport.comPelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez, menyebut muridnya itu tengah dalam perjalanan menjadi GOAT selain sebagai petarung.
Read more »
Article headlineGELORA.CO -Dalam upaya penegakan hukum, tidak mungkin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertaruhkan lembaganya hanya untuk mengkriminal...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Polri menyatakan tidak akan kembali menggunakan gas air mata dalam rangka pengamanan pertandingan sepak bola. Keputusan ini di...
Read more »
Tidak Seperti Liverpool, MU Tidak Perlu Tunggu 30 Tahun untuk Menangkan Premier League Lagi - Bola.netAnder Herrera menyebut bahwa tidak lama lagi Manchester United akan menyudahi puasa gelar Premier League mereka.
Read more »