Akhirnya Polri Akui Gas Air Mata di Kanjuruhan Kadaluarsa
-Polri akui kalau gas air mata yang digunakan oleh personelnya saat melakukan pengamanan laga Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang sudah kadaluarsa. “Ada beberapa yang ditemukan ya. Yang tahun 2021 ada beberapa, saya masih belum tahu jumlahnya.
Tapi itu yang masih didalami,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin . Menurut keterangan dokter ahli, kata Dedi, kadaluarsanya gas air mata mempengaruhi kualitas. Sebab kata dia, kadar kimia yang terkandung di dalamnya akan berkurang. “Harus mampu membedakan, ini kimia beda dengan makanan. Kalau makan ketika dia kadaluarsa, maka disitu ada jamur, ada bakteri, yang bisa mengganggu kesehatan. Kebalikannya dengan zat kimia, atau gas air mata ini, ketika dia expired, justru kadar kimianya itu berkurang,” beber Dedi. Dengan begitu, kata dia, ketika gas air mata di tembakan maka partikel-partikel yang keluar ketika terhirup atau mengenai mata akan menurun efeknya. “Kadarnya dia berkurang secara kimia, kemudian kemampuannya gas air mata ini akan menurun,” pungkas Dedi.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Article headlineGELORA.CO - Ketua Panitia Pelaksana Arema FC, Abdul Haris menjadi sorotan usai tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022. Abdul telah ditetapkan se...
Read more »
8 Fakta Terkini yang Diungkap Polri Terkait Tragedi Kanjuruhan MalangPolri hingga saat ini masih terus menyelidiki tragedi Kanjuruhan Malang yang merenggut ratusan nyawa usai laga Arema vs Persebaya.
Read more »
30 Ucapan Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022, Bangkitkan Gelora Semangat Baru | merdeka.comUcapan Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022 yang bisa bangkitkan gelora semangat baru.
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Polri menyimpulkan kalau korban meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan bukan karena asap gas air mata melainkan aki...
Read more »
Soal Penggunaan Gas Air Mata & Alat Lain di Stadion Kanjuruhan, Polri Sebut Manajer Pengamanan LalaiKadiv Humas Polri Iejan Pol Dedi Prasetyo menyebut manajer pengamanan dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 lalai.
Read more »
Polri Klaim Gas Air Mata Kedaluwarsa Kadar Kimianya Berkurang, TGIPF: Justru Malah MematikanPolri mengakui menggunakan gas air mata sudah kedaluwarsa saat terjadi kericuhan pascapertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan.
Read more »