Article headline

United States News News

Article headline
United States Latest News,United States Headlines

3 Keponakan Meninggal di Stadion Kanjuruhan, Keluarga Korban: Penembak Gas Air Mata, Kalian Pembunuh!

3 Keponakan Meninggal di Stadion Kanjuruhan, Keluarga Korban: Penembak Gas Air Mata, Kalian Pembunuh!-Peristiwa kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan membawa duka mendalam bagi keluarga korban. Diketahui peristiwa tersebut terjadi pasca pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya pada lanjutan Liga 1, Sabtu .

Hingga kini dikabarkan korban meninggal sudah mencapai 130 orang dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Banyak ucapan duka yang terlihat di sosial media. Salah seorang keluarga korban Tragedi Kanjuruhan angkat suara lewat sosial media. Dikutip dari akun Twitter @bbbbaall, mengatakan bahwa 3 orang keponakannya yang masih SMP dan SMA harus meregang nyawa di laga Arema vs Persebaya itu. Dia juga mengutuk penembakan gas air mata tersebut. Akun @bbbbaall, juga mengunggah foto jenazah para keponakannya yang akan dimakamkan dengan menyertakan caption pilu. "Siapapun kalian yang menembakan gas air mata semalam, kalian adalah pembunuh!", ujarnya dalam tweet tersebut. Unggahan Akun @bbbbaall mendapat reaksi yang tanggapan dari puluhan ribu warganet di jagat Twitter..Tak sedikit warganet yang menguatkan @bbbaall. Warganet lain menyayangkan terjadinya tragedi berdarah itu yang menurutnya nyawa tidak sebanding dengan sepakbola. Berbagai kalangan menyorot dan mengkritik keras tindak pihak keamanan yang menembakan gas air mata untuk mengurai massa yang turun ke lapangan Stadion Kanjuruhan usai laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya Dari berbagai video yang beredar di media sosial, lontaran gas air mata yang ditembakkan petugas keamanan menyebabkan begitu banyak suporter yang mengalami sesak napas dan tak sedikit dari mereka jatuh pingsan dalam tragedi Kanjuruhan ini. Pembubaran suporter menggunakan gas air mata tidak diperbolehkan dalam aturan FIFA. Itu tercantum dalam FIFA stadium safety and security regulation. Di pasal 19, poin b, disebutkan tidak diperbolehkan menggunakan senjata api atau gas pengendali masa.Dengan demikian,penggunaan gas air mata dalam pertandingan Arema FC melawan Persebaya telah melanggar aturan FIFA.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

geloraco /  🏆 34. in İD

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Polda Jabar Minta Bobotoh Jaga Kondusivitas Saat Persib Menang atau Kalah dari Persija |Republika OnlinePolda Jabar Minta Bobotoh Jaga Kondusivitas Saat Persib Menang atau Kalah dari Persija |Republika OnlinePersib kontra Persija digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), besok.
Read more »

Article headlineGELORA.CO -Pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) malam...
Read more »

Article headlineGELORA.CO -Indonesia mendadak jadi sorotan internasional setelah kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 127 orang.  Kerus...
Read more »

Article headlineGELORA.CO -Ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan Stadion Kanjuruhan Malang. Setelah Arema FC kalah dari Persebaya Surab...
Read more »

Article headlineGELORA.CO - Penembakan gas air mata oleh petugas kepolisian terhadap suporter di Stadion Kanjuruhan Malang diduga jadi penyebab ratusan sup...
Read more »

Article headlineGELORA.CO -Korban kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan Malang terus bertambah. Akun Arema Indonesia AremaFC menyebut data terbaru menc...
Read more »



Render Time: 2026-05-12 01:33:53