1.800 Polisi Disiapkan untuk Jemput Paksa Lukas Enembe
-Sebanyak 1.800 personel polisi disiapkan apabila Komisi Pemberantasan Korupsi memerlukan bantuan dalam menangkap Lukas Enember. Hal ini diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam rangka komitmen untuk membantu KPK menjemput paksa Gubernur Papua Lukas Enembe.
“Terkait kasus Lukas Enembe, kami sudah menyiapkan 1.800 personel di Papua dan kami siap untuk mem-backup apabila dibutuhkan KPK,” ucap Listyo Sigit di Gedung Rupatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat . Kapolri mengklaim bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan Polri dalam upaya pemberantasan korupsi.Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan KPK sebagai tersangka korupsi. Namun, yang bersangkutan beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan sakit. Ratusan masyarakat setempat bahkan menjaga ketat rumah Lukas Enembe di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko sempat mengancam akan mengerahkan aparat TNI apabila masih ada pergerakan massa seperti itu. “Kalau mereka dalam perlindungan masyarakat apa dalam pengaruhnya Lukas Enembe atau perlu TNI dikerahkan untuk itu kalau diperlukan apa boleh buat,” ujar Moeldoko, di kantornya, Kamis . Moeldoko menekankan, ia bisa berbicara lebih keras lagi karena kasus Lukas Enembe itu murni persoalan hukum. Ia membantu ada persoalan politik di belakangnya.Sumber:
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Article headlineGELORA.CO -Novel Baswedan mengaku kecewa dengan pilihan mantan rekannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang resmi menjadi pengacara ...
Read more »
Article headlineGELORA.CO -Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menjawab pertanyaan publik terkait keputusannya bergabung ...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menyoroti terkait kedua mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah dan...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Nama Wakil Presiden (Wapres) Indonesia, KH. Maruf Amin sepertinya tidak setenar Jokowi sebagai orang nomor satu di republik ini...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Pengacara Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak, menanggapi Pendeta Gilbert yang ikut mengoment...
Read more »
Article headlineGELORA.CO -Setelah membela tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana yakni istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, mantan Jurubicara Komisi...
Read more »