Paus Benediktus XVI Minta Maaf Atas Kasus Pelecehan S*ksual
Paus Emeritus Benediktus XVI akhirnya minta maaf atas kasus-kasus pelecehan seksual anak-anak yang terjadi di bawah pengawasannya ketika menjabat sebagai Uskup Agung di München, Jerman. "Saya hanya bisa mengungkapkan kepada semua korban pelecehan seksual rasa malu saya yang mendalam, kesedihan saya yang mendalam dan dengan tulus memohon pengampunan," tulis Benediktus XVI, yang nama aslinya Joseph Ratzinger, dalam sebuah surat yang dirilis oleh Vatikan hari Selasa, 8 Februari 2022.
Surat dari mantan pemimpin Gereja Katolik yang mengundurkan diri pada 2013 itu, dirilis sebagai tanggapan atas hasil penyelidikan di Jerman yang dipublikasi bulan lalu dan mengeritik penanganannya terhadap kasus-kasus yang melibatkan pastor pedofilia pada 1980-an. "Saya memiliki tanggung jawab besar di Gereja Katolik. Yang lebih besar adalah rasa sakit saya atas pelanggaran dan kesalahan yang terjadi di tempat yang berbeda selama masa mandat saya," tulis Benediktus XVI. Namun organisasi yang mewakili korban pelecehan melontarkan kritik pada tanggapan itu dan menilainya"kurangnya spesifik". Kelompok Eckiger Tisch di Jerman mengatakan, Benediktus melanjutkan tradisi Gereja Katolik yang menyatakan bahwa"ada tindakan dan kesalahan, tetapi tidak ada yang mengambil tanggung jawab nyata".Hasil penyelidikan di Jerman yang dirilis bulan lalu, menuduh Joseph Ratzinger dengan sengaja melindungi empat imam yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak, ketika dia menjadi Uskup Agung München antara 1977 dan 1982. Tim ajudan dan penasehat Benediktus dalam sebuah pernyataan yang dirilis bersama-sama dengan pernyataan Benekdiktus hari Selasa bersikeras, bahwa"sebagai seorang Uskup Agung, Kardinal Ratzinger tidak terlibat dalam tindakan pelecehan yang ditutup-tutupi". Dalam satu kasus, seorang pendeta pedofilia Peter Hullmann dipindahkan ke München dari Essen, di mana dia dituduh melecehkan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun. Tim Benediktus sebelumnya telah mengaku"secara tidak sengaja memberikan informasi yang salah" kepada penyusun laporan pelecehan, ketika mereka mengatalan Ratzinger tidak hadir pada pertemuan-pertemuan tentang Hullmann pada tahun 1980. Penyusun laporan kemudian membeberkan bukti protokol rapat yang membuktikan kehadiran Ratzinger.Dalam surat pernyataanya, Benediktus menyatakan sakit hati bahwa"pemeriksaaan" atas kehadirannya pada pertemuan 1980"telah digunakan untuk meragukan kebenaran saya, dan bahkan mencap saya pembohong". Benediktus, yang berusia 94 tahun dan saat ini tinggal di bekas biara di kompleks Vatikan mengatakan, dia berterima kasih"atas kepercayaan, dukungan dan doa yang secara pribadi diungkapkan Paus Fransiskus kepada saya". Dalam suratnya dia juga mengatakan, setiap hari bertanya pada dirinya sendiri apakah dia bersalah atas"kesalahan yang paling menyedihkan". Namun surat pernyataan Benediktus itu dikritik oleh jaringan penyintas SNAP."Kesempatan untuk menjernihkan laporan dari München telah disia-siakan," kata SNAP seraya mengecam"kurangnya kejujuran" Benediktus. []
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Article headlineGELORA.CO - Relawan pendukung Presiden Joko Widodo alias Jokowi se-Cirebon Raya berkumpul dan menggelar deklarasi untuk terus mengawal kepe...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Terkait polemik warga Wadas dengan pihak kepolisian, pegiat media sosial Helmi Felis menanggapi pernyataan Gubernur Jawa Tengah ...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan (KontraS) menanggapi komentar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di CNN I...
Read more »
Meski Minta Maaf, Paus yang Pensiun Tetap Bantah Lakukan Kesalahan Pribadi Atas Penanganan PelecehanPermintaan maaf atas penanganan kasus pelecehan seksual itu justru memicu kemarahan dari para penyintas. Permintaan maaf dari pensiunan paus itu dinilai bukan sebagai pengakuan.
Read more »
Paus Fransiskus Tekankan Perundingan untuk Krisis Ukraina-Rusia |Republika OnlinePaus berharap pembicaraan Format Normandia dapat berkontribusi dalam konflik Ukraina.
Read more »
Idolakan Lionel Messi, Paus Fransiskus Kaget Terima Jersi Cristiano Ronaldo - Bolasport.comPaus Fransiskus, Jorge Mario Bergoglio, cukup terkejut mendapatkan hadiah jersi milik Cristiano Ronaldo, yang merupakan rival abadi idolanya, Lionel Messi
Read more »