WHO mengatakan belum menemukan adanya penularan COVID-19 dari proses menyusui
Liputan6.com, Jakarta World Health Organization menyatakan belum ada bukti yang menegaskan bahwa virus corona penyebab COVID-19 bisa menular dari Air Susu Ibu kepada bayinya. Maka dari itu, mereka masih memperbolehkan ibu untuk menyusui.
"Berdasarkan bukti yang tersedia, saran WHO adalah manfaat menyusui melebihi potensi risiko penularan COVID-19," kata Tedros seperti dikutip dari laman resminya pada Selasa . 2 dari 3 halamanPanduan Menyusui Bagi Ibu dengan COVID-19WHO juga telah mengeluarkan panduan menyusui bagi ibu yang dinyatakan positif COVID-19.
Selain itu, apabila sang ibu dengan COVID-19 berada dalam kondisi yang tidak memungkinkan pemberian ASI, maka bayi bisa mendapatkannya dengan cara lain seperti memerah ASI, relaktasi, atau donor ASI.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Terkendala Test Covid-19, Pelatnas Atletik Belum Bisa DimulaiWorld Athletics mensyaratkan latihan di era new normal wajib diawali swab test atau teknik reaksi rantai polimerase (PCR).
Read more »
Pandemi Covid-19 Belum Reda, Bank BJB Tetap Catatkan LabaPemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto mengatakan bank berkode emiten BJBR ini mampu menorehkan pertumbuhan penyaluran kredit 9,7% hingga April kemarin.
Read more »
Tes Swab Covid-19 di Terminal Pasar Minggu |Republika Online
Read more »
UPDATE 16 Juni: RSD Wisma Atlet Tangani 557 Pasien Positif Covid-19Terdapat seorang pasien berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP). Sehingga, total terdapat 611 pasien yang menjalani rawat inap.
Read more »
AS Setop Penggunaan Hydroxychloroquine untuk Obati Covid-19BPOM AS (FDA) menghentikan izin edar dan penggunaan hydroxychloroquine untuk mengobati pasien Covid-19.
Read more »
Tim Pakar Gugus Tugas: Sampel Spesimen Covid-19 Tak Boleh Dibuang'Perlu dipastikan sampel-sampel yang terkumpul jangan terbuang begitu saja, ini adalah kekayaan nantinya,'
Read more »