Warga Beijing Enggan Makan Ikan Setelah Kasus Baru Covid-19 |Republika Online

United States News News

Warga Beijing Enggan Makan Ikan Setelah Kasus Baru Covid-19 |Republika Online
United States Latest News,United States Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 38 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 63%

Kasus baru virus corona Covid-19 di Beijing muncul dari pasar grosir penjual ikan

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Masyarakat China kehilangan selera untuk mengkonsumsi ikan salmon setelah kasus infeksi virus corona kembali muncul di sebuah pasar grosir di Beijing. Setelah dilakukan pelacakan, virus corona diduga berasal dari papan pemotong salmon impor. Baca Juga Para pengekspor ikan salmon dari Eropa merasa kesulitan ketika infeksi virus corona kembali muncul di Beijing. Tak hanya itu, supermarket dan penyedia e-commerce seperti Taobao, JD.

"Saya telah membuang semua ikan beku dari lemari es di rumah. Saya akan menunggu sampai pandemi virus ini selesai. Mungkin saya bereaksi berlebihan, tapi siapa yang tahu? Saya tidak ingin mengambil risiko kesehatan bagi keluarga saya," ujar Ma. Kepanikan juga terjadi ketika ada rumor bahwa penyebaran virus dapat meluas ke produk lainnya seperti daging sapi dan daging kambing. Hal itu memaksa beberapa pedagang menarik produk daging dari rak. Sementara itu, importir kedelai telah meminta para eksportir untuk memastikan muatan mereka tidak terkontaminasi virus corona.

"Konsumsi makanan laut pada Juni akan runtuh karena kepanikan publik bahwa makanan laut mungkin menjadi penyebab gelombang kedua virus," kata Dan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kasus Covid-19 Jakarta Tembus 10 Ribu KasusKasus Covid-19 Jakarta Tembus 10 Ribu KasusPemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini per 23 Juni 2020.
Read more »

Khofifah: Peningkatan Kasus Covid-19 Wajar karena Tes Masif |Republika OnlineKhofifah: Peningkatan Kasus Covid-19 Wajar karena Tes Masif |Republika OnlineKhofifah menyebut tingkat rapid test Covid-19 Jatim saat ini tertinggi di Indonesia.
Read more »

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 9 Juta, Meninggal 471.022Kasus Covid-19 Dunia Tembus 9 Juta, Meninggal 471.022Hingga Senin (22/6/2020), jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) menembus angka 9 juta, tepatnya sebanyak 9.067.357.
Read more »

UPDATE 22 Juni: Bertambah 127 Kasus, Pasien Covid-19 di Jakarta Jadi 9.957UPDATE 22 Juni: Bertambah 127 Kasus, Pasien Covid-19 di Jakarta Jadi 9.957'Terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 127 kasus, sehingga jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 9.957 kasus.'
Read more »

Dalam Dua Hari, Ada 21 Kasus Positif Covid-19 di GroboganDalam Dua Hari, Ada 21 Kasus Positif Covid-19 di GroboganDalam dua hari terakhir, ada penambahan 21 kasus positif Covid-19 di Grobogan,
Read more »



Render Time: 2025-02-27 22:02:34