BRI Syariah harus tetap menjaga kinerja di tengah proses merger.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saham emiten PT Bank BRI Syariah Tbk naik 18,24 persen pada pembukaan perdagangan Senin . Kenaikan itu dipicu wacana merger bank-bank syariah anak usaha BUMN oleh Kementerian BUMN.
Nafan menyampaikan, kenaikan harga saham ini menunjukkan respons positif pasar atas wacana yang beredar. Pada pembukaan, saham emiten BRIS diperjualbelikan di level Rp 322 dan satu jam kemudian nilainya naik jadi Rp 378 dengan posisi tertinggi sejauh ini Rp 388. Setelah melantai di bursa, BRI Syariah mampu meningkatkan kinerja keuangannya secara berkesinambungan. Pertumbuhan majemuk tahunan asset sebelum IPO adalah sebesar 14,09 persen, sementara setelah IPO menjadi 16,92 persen. Pertumbuhan majemuk tahunan juga terjadi di pembiayaan sebelum IPO adalah 6,82 persen, setelah IPO menjadi 20,01 persen.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kisah Pemasar Mikro BRI Salurkan KUR Saat Pandemi |Republika OnlineTingkat kepatuhan debitur membayar kewajiban ke bank cukup baik
Read more »
BRI Pangkas Target Pertumbuhan Kredit jadi |em|Single Digit|/em| |Republika OnlineBRI sebelumnya menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 10-11 persen pada tahun ini.
Read more »
Berdayakan UMKM, BRI Gandeng Google Cloud |Republika OnlineKerja sama dengan Google Cloud akan meningkatkan kompetensi UMKM
Read more »
Gugur di Kongo, BRI Cairkan Asuransi Prajurit TNI AD Serma Rama WahyudiSerma Wahyudi merupakan salah satu pasukan perdamaian PBB.
Read more »
Mandiri Syariah Sambut Baik Rencana Merger Bank Syariah |Republika OnlineMandiri Syariah meyakini Pemerintah akan mengambil langkah terbaik untuk memperkuat B
Read more »
Merger Bank Syariah, Mandiri Syariah Jamin Pelayanan Optimal |Republika OnlineSetiap langkah merger akan tetap memprioritaskan ma faat untuk nasabah.
Read more »