Studi ini otomatis meragukan teori sebelumnya yang mengatakan bahwa di masa lalu iklim di Mars lebih hangat dan memiliki aliran air berlimpah.
"Selama 40 tahun terakhir, sejak lembah mars pertama kali ditemukan, asumsinya adalah ada sungai yang pernah mengalir di mars, mengikis, kemudian akibat dari pengikisan itu adalah lembah yang terlihat saat ini," kata pemimpin penulis Anna Grau Galofre dalam sebuah pernyataan yang dirilis University of British Columbia.
"Namun formasi ini memiliki banyak variasi. Ini menunjukkan bahwa ada banyak proses yang berperan dalam pembentukan limbah," tambahnya seperti dilansirPara peneliti menemukan kesamaan antara beberapa lembah di mars dengan saluran subglacial Pulau Devon di Arktik Kanada.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Studi Baru Tunjukkan Sperma Tidak Berenang, tapi MengalirPenelitian terbaru mematahkan klaim dan kepercayaan selama lebih dari tiga abad tentang bagaimana sperma bergerak.\n\n
Read more »
Studi: Tokoh Publik Paling Sering Sebarkan Klaim Palsu CoronaStudi tunjukkan, sejak awal kemunculan virus corona, media terus melawan klaim palsu selebriti, politisi, dan tokoh publik terkait corona.\n\n
Read more »
Studi: Balita dapat Menampung Virus COVID-19 100 Kali Lebih BanyakHingga beberapa hari terakhir, sebuah studi baru yang dilakukan para ilmuwan di Chicago mengungkapkan fakta mengejutkan tentang risiko penularan COVID-19 dari balita
Read more »
Studi: Penyintas Covid-19 BIsa Alami Kerusakan JantungTak hanya terjadi pada pasien dengan gejala berat, kerusakan jantung juga ditemukan pada pasien bergejala ringan.
Read more »
Ahli Teori Konspirasi Klaim Temukan Fosil Ikan di MarsPara ahli mengklaim menemukan ikan tembakul atau mudskipper di Mars.
Read more »