Titik keseimbangan baru harga minyak tersebut mungkin terjadi pada 2024 atau 2025.
- Harga minyak bakal mencapai titik keseimbangan baru yaitu 60 dolar Amerika Serikat per barel setelah anjloknya harga minyak akibat penurunan permintaan di tengah wabah Covid-19.
Dia mengatakan, setelah mengolah data, kemungkinan titik keseimbangan baru harga minyak tersebut akan terjadi pada 2024 atau 2025. Ada tiga asumsi dasar atas perkiraan titik kesimbangan baru harga minyak tersebut, yang kini terus berfluktuasi akibatwabah Covid-19 yang berdampak pada penurunan permintaan minyak dunia.
Dia mengakui dampak Covid-19 yang menyebabkan harga minyak dunia bergejolak telah menurunkan aktivitas operasional kegiatan usaha hulu minyak dan gas .
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Luhut Pandjaitan dan Kepala SKK Migas Bahas Transisi Blok RokanKepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi alias SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan pihaknya masih mencari cara agar transisi pengelolaan Blok Rokan dapat berjalan dengan baik.
Read more »
Sektor Hulu Migas Perlu Insentif dan Penyederhanaan AturanApalagi harga minyak dunia sedang anjlok dalam beberapa hari terakhir.
Read more »
WMIP Dukung Masuknya Investasi Migas di BatamKawasan industri ini dapat menampung kapal jenis VLCC-Very Large Crude Carrier 300.000 DWT.
Read more »
BPS: Impor Non-migas dari Cina Turun USD 1,4 Miliar per Mei 2020Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat impor nonmigas Indonesia dari Cina turun US$ 1,4 miliar ketimbang April 2020.
Read more »
Kawasan Industri Batam Rayu Investor Migas Tanam DuitPengembang kawasan industri WMIP membuka diri untuk bekerja sama dengan investor yang akan menanamkan investasinya di Batam terutama migas. Migas Batam via detikfinance
Read more »