Bansos berlabel 'Bantuan Presiden' menjadi polemik di sejumlah media sosial maupun layanan percakapan sosial lainnya.
Pengemudi ojek daring menerima bantuan sembako dari Presiden Joko Widodo di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis . Sebanyak 500 paket sembako dibagikan untuk warga yang terkena dampak ekonomi akibat wabah pandemi virus "corona" di Kota Bogor. - Bantuan sosial berlabel"Bantuan Presiden" menjadi polemik di sejumlah media sosial maupun layanan percakapan sosial lainnya.
Menurutnya, UUD 1945 mengatur dan memosisikan presiden adalah kepala negara pemegang kekuasaan pemerintahan tertinggi. Konsekuensinya presiden membawahi menteri-menteri. "Kalau dilihat tulisannya dan dilihat dari logonya, itu sangat jelas kaitannya dengan Lembaga Kepresidenan, tidak Presiden Jokowi secara pribadi. Apalagi kan tak tertulis Presiden Jokowi dan foto beliau pun tak ada," ujar Arteria Dahlan.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Komnas HAM Kritik Pejabat Pemasang Foto di Bansos CoronaKomnas HAM menilai pemasangan foto pejabat pada bansos telah mencederai solidaritas masyarakat dalam menghadapi Covid-19.
Read more »
Live Streaming Mensos Juliari P Batubara: Bansos Sembako untuk Lawan Covid-19Seperti apa mekanisme dan pengawasan Bansos Sembako untuk warga terdampak Covid-19?
Read more »
Soal Distribusi Bansos, Hidayat Nilai Kemensos Harus Jadikan Data Pemda sebagai AcuanKementerian Sosial (Kemensos) harus bertanggung jawab atas tumpang tindihnya data penerima bantuan sosial (bansos) dalam penanganan Covid-19.
Read more »
Perangi Corona, Prabowo Serahkan 5.000 Rapid Test ke Pemkot BekasiPrabowo Subianto mengatakan, bantuan tersebut bagian dari upaya Kemhan melawan Covid-19 sesuai instruksi Presiden, Joko...
Read more »
Bantuan Sosial Warga Terdampak Covid-19 di Kawasan Pasar MingguPemerintah salurkan bansos per bulan selama tiga bulan untuk membantu warga terdampak pandemi wabah Covid-19.
Read more »