Operasi ketiga membasahi wilayah Riau dan sekitarnya dengan hujan buatan pada tahun ini telah dilakukan sejak 24 Juli lalu.
TEMPO.CO, Jakarta - Tim Teknologi Modifikasi Cuaca menurunkan hujan buatan beroperasi di Riau untuk ketiga kalinya pada tahun ini. Mereka mengantisipasi puncak jumlah titik hotspot kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu pada Agustus hingga September. Telah beroperasi secara bertahap sejak Maret lalu, tim berharap strategi siaga darurat yang dilakukannya bisa efektif tak mengulang bencana kabut asap pada tahun-tahun sebelumnya.
Saat itu, digabung dengan operasi yang sama di Sumatera Selatan dan Jambi 2-14 Juni, tim mengaku telah berhasil menurunkan sebanyak 165 juta meter kubik hujan buatan.Pelaksana harian Kepala BBTMC, Sutrisno, menerangkan bahwa kebutuhan untuk dilakukannya kembali operasi hujan buatan di Riau dikuatkan dengan data ketinggian air tanah di lahan gambut berdasarkan instumentasi pemantauan Badan Restorasi Gambut. Lebih dari 70 persen data di wilayah itu menunjukkan nilai rawan atau bahaya.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kempupera Perbaiki Sarana Pendidikan Provinsi Riau Senilai Rp 32 MiliarUntuk mendukung peningkatan kualitas SDM, Kempupera merehabilitasi fasilitas pendidikan di Provinsi Riau dengan anggaran Rp 32 miliar.
Read more »
62 Tenaga Kesehatan di Riau Terinfeksi Covid-19 |Republika OnlineDinkes Riau menyebut tren infeksi Covid-19 di provinsi meningkat per bulannya
Read more »
Kapal Ternak Angkut Ratusan Sapi Tiba di Riau dari KupangKemhub memiliki enam unit kapal ternak yang siap mengangkut hewan sapi untuk memenuhi ketahanan pangan suatu wilayah.
Read more »
Total Kasus Positif Covid-19 di Riau Mencapai 378Kasus positif covid-19 terus bertambah. Satgas penanganan covid-19 Riau juga berencana untuk terus melakukan uji swab massal.
Read more »
Ada 14 Ribu Beasiswa PTS di Sumbar, Riau, Jambi, dan Kepri |Republika OnlineBeasiswa berupa pembebasan biaya kuliah maksimal Rp 2,4 juta per satu semester.
Read more »
BBKSDA Riau Apresiasi Giat Sisir Jerat sebagai Upaya Pelestarian Satwa LiarBBKSDA Provinsi Riau apresiasi Giat Sisir Jerat yang dilakukan sebagai salah satu upaya pelestarian satwa liar. GiatSisirJerat
Read more »