'Tidak mau Pak, ah, saya sehat, kok. Damai saja Pak, kalau harus bayar, berapa,' tutur perempuan yang menolak di-rapid test.
Namun rupanya, belum semua warga menyadari pentingnya rapid test. Banyak warga merasa ketakutan, menangis hingga mengungsi ke pulau lain.1. Hindari rapid test, warga mengungsi ke pulau lainPuluhan warga nekat mengungsi ke pulau lain diduga lantaran takut mengikuti rapid test.Mereka hendak diperiksa karena sempat berkontak dengan pasien positif dari klaster Ijtima Ulama Gowa.Sedangkan sisanya mengungsi ke pulau lain lantaran takut menjalani rapid test.
"Ada sebagian warga yang sudah meninggalkan rumah mereka, pergi ke salah satu pulau untuk menghindar dari petugas medis agar tidak mengikuti rapid test," kata Kepala Puskesmas Malawei Alviana Martaudang. Petugas menyesalkan tindakan mereka yang menghindari rapid test. Padahal langkah ini dilakukan demi kebaikan bersama.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pak Ganjar Diserbu Dua Ibu-ibu saat Gowes, Wis Suwe Ora Dodolan Pak..Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo gowes 24 km ke obyek wisata Candi Gedongsongo. GanjarPranowo
Read more »
China dan Amerika Serikat Disebut Bakal Lakukan Pertemuan Tingkat Tinggi di Hawaii, Upaya Damai?Pertemuan ini disinyalir merupakan bagian dari upaya kedua pihak untuk meredakan ketegangan pada hubungan AS-China yang melonjak akhir-akhir ini
Read more »
Tantang Sandiaga Uno Nyanyi, Lyodra: Pak, Aku Berdosa Enggak?Sandiaga Uno membuat permainan agar pemenang Indonesian Idol X, Lyodra Ginting, menyanyikan sejumlah lagu anak-anak.
Read more »
Tahun-Tahun Berat bagi Pak SBY, Orang-orang Terdekatnya WafatPresiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyoho (SBY) mengatakan Jenderal (Purn) Pramono Edhie Prabowo merupakan salah satu prajurit terbaik TNI yang sarat pengalaman dan tugas di medan laga. PramonoEdhieWibowo
Read more »
Meninggal serangan jantung, AHY: Pak Edhie disiplin berolahragaKetua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa almarhum mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal (Purn) Pramono ...
Read more »
Nasib Pak Guru, Pahit Selalu- Arsip majalah Tempo - Engkus Kusuma, guru SD Sukarasa, Bandung, harus pasrah menerima Rp 50 ribu sebulan karena ia berstatus honorer. Padahal, lulusan IKIP tahun 1997 itu sudah punya ijazah diploma-2 sebagai syarat untuk bisa menjadi pegawai negeri.
Read more »