Global E-Waste Statistic Partnership (GESP), Organisasi di bawah Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurus sampah elektronik, mengeluarkan laporan yang menunjukkan sampah elektronik terus menggunung sejak lima tahun terakhir.
Global E-Waste Statistic Partnership , Organisasi di bawah Persatuan Bangsa-Bangsa yang mengurus sampah elektronik, mengeluarkan laporan yang menunjukkan sampah elektronik terus menggunung sejak lima tahun terakhir.Kenaikan sampah elektronik, menurut riset GESP dipicu tingkat konsumsi benda elektronik yang tinggi, usia pakai barang singkat dan hanya sedikit perbaikan.
Laporan edisi ketiga The Global E-Waste Monitor 2020 dirilis pada Juni lalu, menunjukkan sampah elektronik, atau e-waste, global pada 2019 mencapai 53,6 metrik ton, rata-rata per kapita 7,3 kilogram. Eropa menghasilkan sampah elektronik sebanyak 12 metrik ton, diikuti Afrika dan Oseania masing-masing 2,9 dan 0,7 metrik ton.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sampah Elektronik Global Terus Naik dalam Lima Tahun |Republika OnlineSampah elektronik pada umumnya masih mengandung material yang bisa diekstrak kembali.
Read more »
Sampah elektronik naik terus, 7,3 kg per kapita 2019Organisasi di bawah Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurus sampah elektronik, Global E-Waste Statistic Partnership (GESP) mengeluarkan laporan yang ...
Read more »
Saking Kotornya, Pengerukan Sungai Menjijikkan Penuh Sampah Belum TuntasPengerukan sampah sungai di Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan belum selesai. Pengerukan memakan waktu lama karena begitu banyaknya sampah.
Read more »
Komunitas Nol Sampah ingin Surabaya ikuti DKI terkait diet plastikKomunitas Nol Sampah berharap Pemerintah Kota Surabaya mengikuti DKI Jakarta terkait kebijakan diet plastik sekali pakai atau tas kresek, terutama saat ...
Read more »
RI Penghasil Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia, Bahayakan WisataRI menjadi produsen negara kedua terbesar penghasil sampah plastik ke laut setelah China. Sampah plastik tersebut didominasi oleh plastik yang sulit terurai.
Read more »
Larangan Penggunaan Kantong Plastik Dapat Kurangi 200 Ton Sampah di Jakarta SelatanJumlah tersebut hanyalah 20 persen dari total sampah yang ada di Jakarta Selatan.
Read more »