PKI dan Mao Zedong, Unas Kiblat Politik (Bagian 2) |Republika Online

United States News News

PKI dan Mao Zedong, Unas Kiblat Politik (Bagian 2) |Republika Online
United States Latest News,United States Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 100 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 43%
  • Publisher: 63%

Pada era Sukarno, muncul istilah Poros Jakarta Peking (kini Beijing).

Istora Senayan, awal Juli 1966. Matahari menyinari Jakarta. Pagi itu, Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia sudah menyerbu Istana Olahraga Senayan, Jakarta. KAMI merupakan komponen mahasiswa anti-PKI. Terdiri dari organisasi mahasiswa ekstra kampus maupun aktivis mahasiswa lainnya yang antikomunis.

“Pasal 2. Setiap kegiatan di Indonesia untuk menyebarkan atau mengembangkan paham atau ajaran komunisme/Marxisme-Leninisme dalam segala bentuk dan manifestasinya, dan penggunaan segala macam aparatur serta media bagi penyebaran atau pengembangan paham atau ajaran tersebut, dilarang." KAMI berbasis di kampus Universitas Indonesia Jakarta. Didirikan pekan ketiga Oktober 1966 usai meletusnya malam jahanam G30S/PKI. Mereka meyakini PKI terlibat dalam gerakan yang menyebabkan pimpinan Angkatan Darat diculik dan dibunuh. KAMI mendeklarasikan Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat. Tritura menurut salah satu tokohnya, Akbar Tandjung mewakili unsur Himpunan Mahasiswa Islam , masih relevan.

Remaja Mao tidak sudi harus mengabdi pada dinasti tersebut. Ia memberontak dan memotong rambut kuncirnya. Mengubah gaya rambutnya hingga akhir hayat. Gaya itu kini diikuti pemimpin negara komunis Korea Utara, Kim Jon-Un. Pada era 1950-an, Presiden Sukarno memiliki hubungan yang erat dengan pemimpin Cina Komunis, Mao Zedong.

Penulis menjadi mahasiswa FISIP Unas pada 1986-1991. Menjadi murid dari Maswadi Rauf yang mengajar mata kuliah politik luar negeri, konsensus konflik, dan metodologi ilmu politik. “Berapa pukulan saat kuliah dengan saya?” tanya Prof Maswadi, tersenyum. “Satu pukulan lulus, Prof.” Sukarno bersama Joseph Broz Tito , Jawaharlal Nehru , Gamal Abdel Nazzer , dan Kwame Nikrumah . Mereka membentuk jaringan Non-Blok. Sekaligus menuntut RRT dijadikan anggota PBB. Indonesia dan RRT kemudian menandatangani perjanjian persahabatan dan kebudayaan pada 1 April 1961. Akhirnya Indonesia menjadi sangat dekat dengan Tiongkok.

Namun, peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang dituding Angkatan Darat didalangi PKI, membuat hubungan kedua negara berubah. Bagi TNI AD pembunuhan terhadap Panglima AD Jenderal TNI Ahmad Yani dan kawan-kawan sama saja mengajak perang terbuka antara TNI AD dan PKI. TNI AD tidak peduli walau PKI punya hubungan dekat dengan Bung Karno.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Puluhan Orang Gelar Aksi Ganyang PKI di Titik Nol YogyakartaPuluhan Orang Gelar Aksi Ganyang PKI di Titik Nol YogyakartaMassa Aliansi Jogja Bersatu menggelar aksi 'Ganyang PKI' di titik nol kilometer Yogyakarta. Mereka menolak RUU Haluan ideologi Pancasila (HIP).
Read more »

Politik tak Kunjung Padam, Layar Unas Terkembang (Bagian 1) |Republika OnlinePolitik tak Kunjung Padam, Layar Unas Terkembang (Bagian 1) |Republika OnlineBelajarlah ilmu siasat, ilmu politik sampai ke Negeri (Kampus) Unas, mengapa?
Read more »

,Inovasi Dosen UMM Peroleh Dana Riset |Republika Online,Inovasi Dosen UMM Peroleh Dana Riset |Republika OnlineUMM kini menjadi salah satu kiblat pertanian, peternakan, dan perikanan di Indonesia.
Read more »

Corona Melonjak, 2 Negara Bagian Australia Tutup Perbatasan |Republika OnlineCorona Melonjak, 2 Negara Bagian Australia Tutup Perbatasan |Republika OnlinePerbatasan Victoria dan New South Wales ditutup untuk pertama kali dalam 100 tahun.
Read more »

PDIP :Pancasila Persatukan Bangsa, Keberadaannya Makin DiperlukanPDIP :Pancasila Persatukan Bangsa, Keberadaannya Makin DiperlukanTerbukti dengan Pancasila, Indonesia bersatu dan manpu menghadapi berbagai ujian sejarah seperti kemampuan memadamkan pemberontakan PKI, DI/TII, Permesta, Pemberontakan RMS dan lainnya.
Read more »

Politik Dinasti Berujung Korupsi karena Pengawasan Mandek |Republika OnlinePolitik Dinasti Berujung Korupsi karena Pengawasan Mandek |Republika OnlineMisalnya, suami menjamin tak ada pemotongan proyek, istri mengintervensi penunjukan.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 12:59:20