Ekonomi China mengalami kontraksi akibat virus Corona.
REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- China 'menghilangkan' target pertumbuhan ekonomi tahunannya untuk pertama kali. Pemerintah berkomitmen melakukan belanja lebih banyak seiring penanganan pandemi Covid-19 yang telah menghantam ekonomi kedua terbesar dunia tersebut.
Pada awal sidang parlemen, Li mengatakan, pemerintah belum menetapkan target spesifik untuk pertumbuhan ekonomi tahun ini."Khususnya karena situasi epidemi global dan situasi ekonomi serta perdagangan sangat tidak pasti dan perkembangan China menghadapi beberapa faktor yang tidak bisa diprediksi," katanya.
Obligasi pemerintah daerah dapat digunakan untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur. Sementara itu, obligasi treasury khusus yang juga diterbitkan pemerintah akan dimanfaatkan untuk mendukung perusahaan dan daerah yang terkena dampak pandemi. Perusahaan kecil dan menengah dapat menunda pembayaran pinjaman dan bunga hingga sembilan bulan mendatang atau sampai Maret 2021."Beban pajak dan biaya yang ditanggung oleh perusahaan pun akan dipotong sampai 2,5 triliun yuan," kata Li.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pertama Kali, China Laporkan Nol Kasus Baru CoronaOtoritas China melaporkan nol kasus baru virus Corona (COVID-19) untuk pertama kalinya sejak data mulai dilaporkan pada Januari lalu. China VirusCorona
Read more »
Untuk Pertama Kali di China tak Ada Tambah Kasus Corona |Republika OnlineChina kiini lebih mengkhawatirkan penularan Corona dari luar.
Read more »
Meski Tak Catatkan Kasus Virus Corona untuk Pertama Kalinya, Ini Peringatan PM ChinaPM China Li Keqiang menyebut negaranya meraih 'pencapaian besar' dalam perjuangan melawan virus corona.
Read more »
China klaim tidak ada kasus baru Covid-19 untuk pertama kalinyaUntuk pertama kalinya sejak wabah virus corona dimulai pada Desember 2019 lalu, China mencatat tidak ada kasus baru virus corona di daratan utama negara tersebut pada Sabtu (23/05).
Read more »
Menlu China: AS-China di Ambang Perang Dingin BaruMenteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan hubungan AS-China berada di ambang Perang Dingin baru.
Read more »