Ketua Umum AP3I, Prihadi Santoso, menyatakan formula yang disusun pemerintah terlalu memihak penambang. KoranTempo
JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Pengolahan dan Pemurnian Indonesia mengusulkan perubahan formula penetapan harga patokan mineral yang telah diatur pemerintah. Mereka menolak membeli nikel sesuai dengan harga tersebut jika penghitungannya tak diubah.
Prihadi menyatakan harga patokan juga belum mempertimbangkan diskon yang biasanya didapatkan pengusaha smelter saat melakukan transaksi berdasarkan pergerakan harga di bursa global London Metal Exchange . Dalam praktiknya, menurut dia, penjualan mineral tak pernah sama dengan harga acuan LME. Namun Asosiasi Penambang Nikel Indonesia berbeda sikap."Smelter lokal tetap tidak mau melakukan kontrak dengan harga yang ditetapkan pemerintah," kata Sekretaris Jenderal APNI, Meidy Katrin. Sebagian penambang menahan penjualan lantaran transaksi dilakukan berdasarkan kontrak dengan harga yang lebih rendah dari harga patokan. Meidy memberi contoh kontrak penjualan bijih nikel berkadar 1,8 persen yang dibeli smelter lokal dengan harga US$ 27 per wet metric ton .
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pengusaha Usulkan Perubahan Formula Harga Patokan MineralAP3I belum menyetujui formula penetapan harga patokan mineral yang telah diatur pemerintah.
Read more »
Pengusaha Desak Pembukaan Ekspor Nikel Kadar Rendah - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.coAkan ada devisa Rp 100 triliun jika ekspor kembali dibuka.
Read more »
Adu Siasat Perbankan Pacu Pertumbuhan Bisnis - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.co
Read more »
Aktivasi PIN Kartu Kredit Baru 74 Persen - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.coSejumlah bank menggencarkan sosialisasi wajib PIN.
Read more »
Penegak Hukum Awasi Penyaluran Bantuan - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.coTidak semua dinas sosial pemerintah daerah rajin memperbarui data.
Read more »
Setelah Terpental dari Proyek Prioritas Nasional - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.co
Read more »