Menurut Anies semakin banyak yang ditemukan positif Covid-19, maka semakin cepat diisolasi guna mencegah penularan yang lebih banyak.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersepeda melewati kawasan Bunderan HI, Jakarta, Selasa, 16 Juni 2020. – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa banyaknya kasus positif Covid-19 yang ditemukan per hari di Jakarta harus disyukuri. Pasalnya, semakin banyak yang ditemukan positif Covid-19, maka semakin cepat diisolasi untuk mencegah penularan lebih banyak lagi.yang terus melonjak di Jakarta dan bahkan hari ini kasus positif Covid-19 mencapai angka 584 orang.
Anies mengatakan strategi yang dilakukan Provinsi DKI Jakarta adalah mencari dan menemukan orang yang terpapar Covid-19, lalu diisolasi sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena itu, kata Anies, Pemprov DKI terus melakukan peningkatan kapasitas testing dan sekarang sudah melewati standar yang ditetapkan WHO.“Di Jakarta ini secara aturan, secara target, tes Covid-19 untuk satu Jakarta itu minimal dilakukan sebanyak 10.000 orang per minggu.
Anies menegaskan tujuan Pemprov DKI Jakarta bukan semata-mata untuk menurunkan angka positif Covid-19. Dia mengaku jika ingin menurunkan angka Covid-19, maka pihaknya bisa saja mengurangi testing.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Update Covid-19: Tambah 1.748, Kasus Covid-19 Jadi 102.051Sebanyak 36,611 pasien Covid-19 masih dalam perawatan atau 35,9 persen dari terkonfirmasi.
Read more »
Satgas Covid-19 Minta Pemda Perhatikan Penambahan Daerah Zona MerahSatuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat ada peningkatan persentase zona merah di kabupaten dan kota di Indonesia. COVID19 indonesia
Read more »
Sebaran 1.748 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi di DKIBerdasarkan data Kementerian Kesehatan, Selasa (28/7/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan sebanyak 1.748 kasus positif Covid-19.
Read more »
Jokowi Keluhkan Realisasi Anggaran Covid-19 Baru 19 Persen - Peristiwa - koran.tempo.coPresiden Joko Widodo mengeluhkan belum optimalnya realisasi anggaran untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang baru mencapai 19 persen atau sekitar Rp 136 triliun dari total Rp 695 triliun.
Read more »