PDIP: Jangan Adu Domba Umat Islam dengan Kelompok Nasionalis |Republika Online

United States News News

PDIP: Jangan Adu Domba Umat Islam dengan Kelompok Nasionalis |Republika Online
United States Latest News,United States Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 51 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

Politikus PDIP ingatkan jangan adu domba umat Islam dengan kelompok nasionalis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus PDI Perjuangan, Muchamad Nabil Haroen menyoroti demonstrasi Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila yang berujung pada pembakaran bendera partainya. Ia mengingatkan jangan sampai ada upaya memecah belah bangsa dan mengadu domba umat Islam dengan kelompok nasionalis. Baca Juga Nabil menegaskan, bendera itu simbol kehormatan dan jati diri.

Nabil mengklaim, Nahdliyyin dan kelompok Soekarnois itu saudara. Keduanya sama-sama berjuang mendirikan Republik Indonesia. Karena itulah mengapa Bung Karno sangat dekat dengan NU, demikian halnya PDI Perjuangan. Kata Nabil, Soekarno juga mendapat pengukuhan dari NU sebagai waliyyul amri ad-dharuri bis-syaukah. Yakni, pemimpin negara di masa transisi yang punya legitimasi untuk memimpin bangsa.

Selain itu, menurut Nabil, banyak membantu kemerdekaan bangsa Islam seperti Aljazair, Palestina, dan kemudian juga pembela kemerdekaan Pakistan. Jadi, Nabil menegaskan, jangan sampai ada yang memutar balikkan sejarah. Kalau mereka terus memecah belah bangsa, mereka melawan demokrasi dan konsesus kebangsaan, harus ada tindakan tegas melawan itu.

Di belakang HTI, sambung Nabil, ada kepentingan asing yang menyamar gunakan agama. Jadi yang harus kita lawan intrik politik dari HTI. Waspadai partai dan kelompok tertentu yang menggunakan narasi, simbol dan manuver intrik politik dari HTI.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

PDIP Yogya Doakan Pelaku Pembakar Bendera Insyaf |Republika OnlinePDIP Yogya Doakan Pelaku Pembakar Bendera Insyaf |Republika OnlinePDIP Yogya menggelar konsolidasi merespon kasus pembakaran bendera.
Read more »

Partai Dituduh Komunis, Seluruh Kader PDIP Yogyakarta Merespons dengan Cara TerhormatPartai Dituduh Komunis, Seluruh Kader PDIP Yogyakarta Merespons dengan Cara TerhormatKader PDI Perjuangan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengecam dan mengutuk aksi pembakaran bendera PDIP oleh massa demo di DPR. PDIPerjuangan
Read more »

Pembakar Bendera PDIP Ibarat Keledai yang Tak Bisa Belajar dari KegagalanPembakar Bendera PDIP Ibarat Keledai yang Tak Bisa Belajar dari KegagalanPengamat politik Karyono Wibowo menduga ada upaya mengadu PDI Perjuangan dengan umat Islam. BenderaPDIPDibakar
Read more »

Respons PDIP Tempuh Jalur Hukum soal Pembakaran Bendera Dinilai TepatRespons PDIP Tempuh Jalur Hukum soal Pembakaran Bendera Dinilai TepatKaryono pun menilai bahwa isu komunis yang dipakai menyudutkan PDIP, merupakan propaganda usang dan terbukti gagal.
Read more »

Bendera partai dibakar, PDIP Bantul doakan pelaku insyafKetua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bantul, DIY, Joko Purnomo mendoakan pelaku pembakaran bendera partai politik saat demo RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Jakarta agar insyaf dan tidak mengulangi lagi perbuatannya. bendera PDIP
Read more »

PDIP Ingin RUU HIP Dikembalikan ke Awal, Fokus Perkuat BPIPPDIP Ingin RUU HIP Dikembalikan ke Awal, Fokus Perkuat BPIPKetua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan pihaknya sejak awal hanya ingin RUU HIP mengatur soal tugas dan fungsi BPIP dan tak mau menafsirkan pasal Pancasila.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 02:48:24