AS telah mengadakan pemilihan selama lebih dari 200 tahun. Bahkan, selama Perang Sipil, Depresi Hebat, dan dua Perang Dunia, negara itu tetap melangsungkan pesta demokrasinya.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump, Kamis mengemukakan gagasan untuk menunda pemilihan presiden AS pada 3 November nanti. Gagasan itu tidak hanya segera ditolak oleh Partai Demokrat yang merupakan lawannya, tapi juga rekan-rekan Trump dari Partai Republik di Kongres.
"Tidak pernah dalam sejarah pemilihan federal kita tidak melaksanakan pemilihan dan kita harus maju dengan pemilihan kita," kata McCarthy seperti dilansir France24.Dalam konstitusi AS, Kongres memiliki wewenang melakukan perubahan atau penundaan yang dimaksud. Namun, hal itu dinilai bisa mencederai demokrasi negara itu.
Perwakilan Partai Demokrat AS Zoe Lofgren, yang mengetuai komite DPR yang mengawasi keamanan pemilu, juga menolak penundaan.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Urgensi Perang Melawan Perdagangan Manusia - Opini - koran.tempo.coSetiap 30 Juli, masyarakat dunia memperingati Hari Internasional untuk Memerangi Perdagangan Manusia yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam momentum Rencana Aksi Global Memerangi Perdagangan Manusia pada 30 Juli 2010.
Read more »
AS Tarik Pasukan, Korban Perang Afghanistan Rendah |Republika OnlineGencatan senjata berperan besar dalam menekan korban perang Afghanistan
Read more »
Perang Lawan Polusi Udara Belum Berakhir, Ini Kondisi TerkininyaSecara global, angka harapan hidup manusia menurun akibat polusi udara.
Read more »