Analisis dampak pandemi Covid-19 dilakukan brand navigasi GPS dan smart watch, Garmin, terhadap jutaan penggunanya di dunia.
TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah langkah kaki harian masyarakat di dunia berkurang 12 persen sepanjang April 2020 dibandingkan dengan April setahun sebelumnya. Hitung-hitungan itu hasil analisis yang dilakukan brand navigasi GPS dan smart watch, Garmin, terhadap dampak pandemi Covid-19.Perangkat Garmin memiliki lebih dari 20 aplikasi berbasis teknologi yang mampu mengumpulkan dan mengolah data yang diunggah oleh jutaan penggunanya di seluruh dunia.
Seperti diketahui, demi mengendalikan pandemi penyakit itu, pembatasan sosial berskala besar dan karantina wilayah atau lockdown diterapkan di banyak wilayah atau negara.Selain jumlah langkah kaki, Garmin juga menganalisis beberapa aktivitas fisik di tengah masyarakat dunia yang melonjak dan meredup.. Aktivitas fisik terpopuler saat pandemi, berdasarkan analisis Garmin, adalah bersepeda dalam ruangan .
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Jumlah korban perdagangan manusia di AS meningkat selama pandemiJumlah korban perdagangan manusia, yang menghubungi nomor darurat untuk menyelamatkan diri serta mencari tempat tinggal, meningkat selama karantina akibat ...
Read more »
Jumlah Pedagang Positif Covid-19 Melonjak – Bebas AksesPembukaan aktivitas ekonomi yang tak diiringi dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat berpotensi mendongkrak jumlah kasus di pasar tradisional. Jumlah pedagang tertular virus pun melonjak signifikan. Ekonomi adadikompas
Read more »
Raffi Ahmad Blak-blakan soal Pendapatan dari YouTube sampai Tak Tahu Jumlah HartaRaffi mengaku sama sekali belum mengetahui jumlah harta kekayaan yang ia miliki. / Hype
Read more »
Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif di Kaltim 392 Orang |Republika OnlineTotal kasus Covid-19 yang sembuh di Kaltim mencapai 276 orang
Read more »
Jumlah Kasus Covid-19 Tembus 882 Orang, Palembang Tak Lanjutkan Lagi PSBBDewa mengatakan, perubahan dari zona merah ke oranye itu berdasarkan perhitungan dari 14 indikator kesehatan yang tetapkan oleh Gugus Tugas.\n\n
Read more »