Material Center IKM Logam Berbasis Cloud Computing

United States News News

Material Center IKM Logam Berbasis Cloud Computing
United States Latest News,United States Headlines

Material center akan meningkatkan produktivitas dan daya saing IKM logam memasok industri otomotif.

Padang, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian tengah membangun Material Center untuk industri kecil dan menengah sektor logam dan komponen alat angkut di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah berbasiskan cloud computing.

Langkah ini sebagai solusi pemenuhan bahan baku berkelanjutan. "Saat ini sedang pembangunan, dan diharapkan beroperasi pada 2020," kata Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka Gati Wibawaningsih dalam acara Workshop Pendalaman Kebijakan Industri di Padang, Selasa . Gati Wibawaningsih mengungkapkan, material center akan meningkatkan produktivitas dan daya saing IKM logam memasok industri otomotif. Pasalnya selama ini, bahan baku dengan spesifikasi tertentu tidak mudah didapatkan. Selain itu, penjadwalan antara pengiriman barang dan pengambilan baku baku belum optimal. Persoalan lain, kata Gati, harga bahan baku di tingkat distributor kurang bersaing dan minimum order quantity tidak dapat dipenuhi IKM. Gati menjelaskan alur informasi pada sistem manajemen material center berbasis cloud computing, sehingga bisa mengetahui secara realtime jika ada masalah, dan dicarikan solusinya."Misalnya dalam satu lembaran plat baja dihitung bisa jadi 10 komponen otomotif. Ternyata, cuma jadi empat, itu bisa terlacak. Berarti ada permasalahan, real time bisa diketahui apa masalahnya," jelas Gati Wibawaningsih. Menurutnya, apabila permasalahan bersumber pada SDM IKM, pemerintah akan memberikan pelatihan."Kalau orangnya kita evaluasi, perlu pelatihan lagi. Kita adakan pelatihan," ujar Gati Wibawaningsih. Selain itu, transaksi yang dilakukan di Material Center non-tunai. Pemerintah menggandeng beberapa startup pembayaran agar memudahkan pengawasan dan mempercepat proses transaksi."Jadi semuanya cashless dan juga paperless," kata Gati Wibawaningsih. Diketahui, industri otomotif sebagai salah satu sektor yang diprioritaskan, terus didorong agar dapat memberikan kontribusi besar pada perekonomian nasional, terutama dari sisi ekspor. Pada tahun 2025, industri otomotif nasional ditargetkan dapat mengekspor 1 juta unit mobil dengan porsi 20 persen di antaranya adalah mobil listrik.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Gerindra Perkirakan Dapat 2 Kursi Ketua dan 9 Wakil Ketua AKDGerindra Perkirakan Dapat 2 Kursi Ketua dan 9 Wakil Ketua AKDBerdasarkan perhitungan proporsional berbasis kepada perolehan suara pemilu 2019 lalu.
Read more »

Blackberry Belum Tertarik Jajal Pasar Ponsel 5GBlackberry Belum Tertarik Jajal Pasar Ponsel 5GPemegang lisensi Blackberry, TCL, mengatakan pihaknya belum tertarik untuk memproduksi perangkat ponsel Blackberry berbasis teknologi 5G.
Read more »

Harga Emas Dunia Kembali Turun, Ini SebabnyaHarga Emas Dunia Kembali Turun, Ini SebabnyaPenurunan harga logam mulia ini tertekan oleh penguatan greenback (sebutan untuk dollar AS).
Read more »

Kemenperin pamerkan produk unggulan IKM SumselKemenperin pamerkan produk unggulan IKM SumselKementerian Perindustrian menggelar pameran produk unggulan industri kecil dan menengah (IKM) asal Sumatera Selatan bertajuk "Sriwijaya ...
Read more »

Institut Teknologi Sumatera Kembangkan 'Bus Pintar'Institut Teknologi Sumatera Kembangkan 'Bus Pintar''Bus Pintar' juga akan berbasis aplikasi dalam pengoperasiannya.
Read more »

Khawatir Perang Dagang, CEO Adidas Takut Konsumen AS Enggak Bisa Belanja LagiKhawatir Perang Dagang, CEO Adidas Takut Konsumen AS Enggak Bisa Belanja Lagi25 persen bisnis Adidas berbasis di Cina.
Read more »



Render Time: 2026-05-04 13:51:00