Operator kereta rel listrik mendapat bantuan dari Marinir dan Brimob untuk mengatur antrean di stasiun semasa PSBB berjalan.
TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia mengatakan mendapat bantuan dari TNI dan Polri untuk menertibkan penumpang bila terjadi antrean di stasiun. Bantuan itu diberikan selama semasa penerapan pembatasan sosial berskala besar . Juru bicara PT KCI, Adli Hakim, menuturkan mereka berasal dari satuan Marinir dan Brigade Mobil.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan penumpang juga harus mematuhi prosedur operasional standar, dari mulai persiapan perjalanan, selama perjalanan, hingga tiba di tujuan.Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama lima kepala daerah di wilayahnya sebelumnya telah mengajukan permintaan kepada Kementerian Perhubungan untuk menghentikan pengoperasian KRL mulai 18 April 2020. Tujuannya untuk mengoptimalkan upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Yukata Salurkan Bantuan APD ke RS Polri dan RS Bhayangkara BrimobYukata melalui program-program kegiatan Yayasan Yukata Peduli Bangsa membantu para medis melawan virus corona. Yukata
Read more »
Kerja dari Rumah, Ahok: Lebih Enak Ketimbang di Mako BrimobKomisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama mengatakan 'Bersyukur juga lah, orang pada tanya dikurung di rumah, kerjanya gimana. Kayaknya ini lebih enak daripada di Mako Brimob, sih.'
Read more »
Brimob Berkolobarosi Dengan TNI Bangun Dapur Umum di JatinangorKomandan Aksi, Wadandem Gegana Brimob Kompol Syahrul mengatakan nasi bungkus diberikan kepada masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan akibat wabah covid-19 .
Read more »
Pengguna kereta berharap KRL Bodetabek tetap beroperasiPenumpang di Stasiun Manggarai berharap kereta api listrik (KRL) tetap beroperasi selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di ...
Read more »