Mahasiswi Papua: Berbagai 'hinaan rasis' dan semangat membanggakan Papua 'lebih besar' dari cercaan

United States News News

Mahasiswi Papua: Berbagai 'hinaan rasis' dan semangat membanggakan Papua 'lebih besar' dari cercaan
United States Latest News,United States Headlines
  • 📰 BBCIndonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 50%

Cerita para mahasiswi Papua yang tengah menempuh studi di luar negeri: Harapan agar demonstrasi antirasisme menyusul kematian George Floyd dapat menjadi momentum untuk menangani isu rasisme.

Theresia Wellung, mahasiswi asal Mimika, Papua yang tengah melanjutkan studi bidang"Saya dan teman-teman seperantauan sudah tidak asing lagi dengan rasisme. Saya sendiri pernah ditanya waktu tinggal di Jawa, 'Di Papua ada TV? Di Papua pakai baju?', 'Kalau di Papua, presidennya sama atau nggak?', 'Orang Papua mukanya sama semua ya'," cerita Theresia yang biasa disapa Desty tersebut.

Desty mengatakan demonstrasi antirasisme yang terjadi menyusul kematian George Floyd perlu dijadikan momentum untuk menghilangkan perlakuan rasis.. Sayangnya banyak orang di Indonesia juga menyerupaiterhadap orang kulit hitam di negara sendiri, orang Papua atau daerah timur lainnya. Mahasiswi lain yang tengah melanjutkan studi untuk gelar sarjana di Aachen, Jerman, Erlince Magai, juga pernah mengalami tindakan rasis di Jakarta dan kota tempat dia menempuh studi.Protes antirasisme setelah kematian George Floyd, semoga dapat membuka mata bahwa rasisme masih terjadi di Indonesia, kata Erlince.

"Saya cuma senyum tetapi yang bikin saya marah adalah si ibunya tidak melakukan apa-apa cuma ketawa. Di sni saya bisa menyimpulkan bahwa tidak ada pendidikan dini yang baik dari si ibu," kata Erlince, mahasiswi yang berasal dari Timika.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

BBCIndonesia /  🏆 42. in İD

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 12 Juni 2020UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 12 Juni 2020Berikut ini update data kasus Covid-19 untuk provinsi Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat.
Read more »

Perspektif Pemberitaan Media soal Papua Dinilai Masih RasisPerspektif Pemberitaan Media soal Papua Dinilai Masih RasisPemberitaan tentang Papua dianggap hanya bersumber dari pemerintah, dalam hal ini aparat Polri atau TNI.
Read more »

Dakwaan Makar terhadap 7 Warga Papua Dinilai Janggal - Nasional - koran.tempo.coDakwaan Makar terhadap 7 Warga Papua Dinilai Janggal - Nasional - koran.tempo.coDakwaan Makar terhadap 7 Warga Papua Dinilai Janggal
Read more »

Polda Papua Sesalkan 4 Tahanan Positif Covid-19 Kabur dari RSPolda Papua Sesalkan 4 Tahanan Positif Covid-19 Kabur dari RSPolda Papua menyayangkan aksi memanfaatkan situasi para tahanan untuk melarikan diri dari perawatan Covid-19.
Read more »

Komnas HAM: Pemerintah Biarkan Teror Berlanjut di Papua - Nasional - koran.tempo.coKomnas HAM: Pemerintah Biarkan Teror Berlanjut di Papua - Nasional - koran.tempo.coUsman Hamid sebut 44 aktivis Papua ditahan karena aksi protes damai.
Read more »



Render Time: 2025-02-28 22:45:19