KPAI) menilai perlu pembentukan tim terpadu percepatan perlindungan korban anak dalam kasus dugaan kejahatan pedofilia oleh Francois Abello Camille.
TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau
, Ai Maryati Solihah mengatakan baru enam anak yang teridentifikasi dan sedang dalam proses pengkajian dari 305 korban. 'Untuk itu, penting membentuk Tim Terpadu dalam menjalankan fungsi jangkauan dan rehabilitasi itu, baik polisi, P2TP2A dan Kemensos,' ujar Ai lewat keterangan tertulis, Sabtu, 11 Juli 2020.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Eksploitasi Seksual 305 Anak oleh WNA, KPAI Minta Segera Dibentuk Tim Terpadu Percepatan Perlindungan KorbanKPAI Susanto meminta pemerintah segera membentuk Tim Terpadu Percepatan Perlindungan Korban.
Read more »
KPAI Desak Polisi Segera Usut Dugaan Pemerkosaan di P2TP2A Lampung TimurKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong kepolisian segera mengusut dugaan pemerkosaan terhadap anak yang dititipkan...
Read more »
KPAI Dorong Standarisasi Lembaga Layanan dan Rehabilitasi Perempuan dan AnakKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyerukan agar lembaga layanan dan rehabilitasi untuk perempuan dan anak memiliki standar yang baik terutama sumber daya manusianya.
Read more »
Eksploitasi Anak, KPAI Minta Pemda DKI Perketat Pengawasan HotelKetua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memperketat pengawasan dan...
Read more »
KPAI Serukan Percepatan Perlindungan Korban Eksploitasi AnakKorban membutuhkan pendampingan baik selama proses hukum ini berlangsung dan perlindungan khusus ke depan sehingga konseling dan bimbingan psikologis dibutuhkan kepada korban dan keluarga.
Read more »
Respons Usul Dibubarkan, Kompolnas Singgung Reformasi PolriKomisioner Kompolnas menegaskan lembaganya lahir sebagai amanat reformasi yang diatur dalam TAP MPR dan Undang-undang.
Read more »