Kisah Alivermana Wiguna Menjalankan Tradisi Muhammadiyah dan NU Sekaligus

United States News News

Kisah Alivermana Wiguna Menjalankan Tradisi Muhammadiyah dan NU Sekaligus
United States Latest News,United States Headlines
  • 📰 temponewsroom
  • ⏱ Reading Time:
  • 55 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 63%

Buah Salat Bersama Ayah

AJARAN Solihin Harta tak pernah dilupakan oleh Alivermana Wiguna. Ketika ia masih duduk di kelas satu sekolah dasar pada 1982, ayahnya yang berprofesi sebagai aparatur sipil negara itu kerap mengajaknya menunaikan salat dari masjid ke masjid di kawasan Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Muhammadiyah dan NU mempunyai perbedaan dalam tata cara pelaksanaan salat. Salah satunya, ujar Alivermana, Muhammadiyah tidak membaca doa kunut saat salat subuh, sementara NU mendaraskannya. Saat salat Jumat, azan di masjid nahdliyin digaungkan dua kali, sementara di masjid Muhammadiyah hanya sekali. Menurut Alivermana, perbedaan ini membuat dua kelompok tersebut tidak mudah bersatu.

Masalah keberagaman ini kerap disampaikan Alivermana di lingkungannya, terutama kepada para murid dan mahasiswa. Dia mengaku gerah terhadap kondisi saat ini, ketika sesama muslim saling menyalahkan dan merasa paling benar. Misalnya dari cara berpakaian atau wudu. “Saya selalu berpesan, pahami soal perbedaan dan jangan mudah menyalahkan,” ujarnya.

Alivermana juga kerap menyampaikan soal perlunya menjaga keharmonisan dengan mereka yang berbeda suku. Ia belajar dari peristiwa yang disaksikannya langsung pada 2001, saat kerusuhan antara suku Dayak dan Madura meletus di Sampit dan menewaskan lebih dari 500 orang. “Tujuannya agar mudah bergaul meskipun berbeda suku,” tuturnya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

temponewsroom /  🏆 13. in İD

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Cara Dosen Alivermana Wiguna Menghalau Kelompok Radikal di KampusCara Dosen Alivermana Wiguna Menghalau Kelompok Radikal di KampusAlivermana Wiguna menyingkirkan kelompok radikal di kampusnya. Menyusupkan mahasiswanya untuk mengintai.
Read more »

Muhaimin: Nadiem tak Perlu Diganti, tapi Harus Serius |Republika OnlineMuhaimin: Nadiem tak Perlu Diganti, tapi Harus Serius |Republika OnlineNadiem Makarim diminta bekerja serius dan sowan kepada NU dan Muhammadiyah.
Read more »

KPK Dalami Program Organisasi Penggerak |Republika OnlineKPK Dalami Program Organisasi Penggerak |Republika OnlineMundurnya Muhammadiyah dan NU dipandang sebagai sikap kehati-hatian.
Read more »

PKS Dukung NU-Muhammadiyah Mundur dari Program NadiemPKS Dukung NU-Muhammadiyah Mundur dari Program NadiemPresiden PKS Sohibul Iman yakin sikap NU dan Muhammadiyah sudah didasari pertimbangan yang matang.
Read more »

Infografis Apa Itu Program Organisasi Penggerak? |Republika OnlineInfografis Apa Itu Program Organisasi Penggerak? |Republika OnlineProgram Organisasi Penggerak menjadi perbincangan setelah NU dan Muhammadiyah mundur.
Read more »

Cara Dosen Alivermana Wiguna Menghalau Kelompok Radikal di KampusCara Dosen Alivermana Wiguna Menghalau Kelompok Radikal di KampusAlivermana Wiguna menyingkirkan kelompok radikal di kampusnya. Menyusupkan mahasiswanya untuk mengintai.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 06:37:12