Di Kabupaten Bekasi dilakukan oleh Kelompok Tani Sri Rejeki dan Srikandi, Desa Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.
Dalam mengantisipasi kekeringan dengan mendorong percepatan olah tanah dan tanam padi, Kementerian Pertanian terus menyasar kabupaten-kabupaten di seluruh wilayah Indonesia untuk melakukan Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam . Salah satunya di Kabupaten Bekasi yang dilakukan Kelompok Tani Sri Rejeki dan Srikandi, Desa Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.
“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut arahan Bapak Mentan Syahrul Yasin Limpo bahwa kita harus mulai antisipasi peringatan FAO akan adanya ancaman kekeringan sehingga kegiatan olah tanah dan tanam harus dipercepat dilakukan pada bulan Juni-Juli,” ujar Enie pada kegiatan GPOTT di Bekasi tersebut, Sabtu kemarin .
Kepala BidangTanaman Pangan Kabupaten Bekasi Nayu Kulsum menyatakan sepakat tujuan kegiatan ini untuk mendorong percepatan dan memfasilitasi petani untuk melakukan pengolahan tanah dan tanam sehingga kontinuitas produksi tetap terjaga. Ada beberapa kecamatan yang menjadi pencapaian target GPOTT Kabupaten Bekasi seperti Kecamatan Cikarang Timur 100 ha, Cikarang Pusat 145 ha, Sukatani 24 hektar, Sukakarya 50 ha, Pebayuran 100 ha, Muara Gembong 200 ha sehingga total target 619 ha.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
APBD Kabupaten Bekasi untuk Covid-19 Capai Rp1,3 Triliun |Republika OnlineTotal Rp5,9 triliun APBD Kabupaten Bekasi, Rp1,3 triliun di antaranya dipangkas
Read more »
Kejari Bekasi Selamatkan Rp 1,1 Miliar Uang Negara |Republika OnlineUang negara RP 1,1 Miliar diselamatkan Kejari Bekasi.
Read more »
Pencuri Motor di Bekasi Tertangkap Setelah Dibuntuti KorbannyaSeorang pria di Bekasi berhasil menangkap pelaku yang mencuri motor miliknya. Pelaku berinisial DA (27) ditangkap setelah korban membuntutinya. Bekasi Curanmor
Read more »
Pemkab Bekasi Evaluasi Distribusi Bantuan Covid-19 |Republika OnlinePendataan ulang dibutuhkan agar bantuan bisa tepat sasaran penerima
Read more »
Anggaran dipangkas 35 persen, Rp1,3 triliun APBD Bekasi untuk COVID-19Hasil refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk percepatan penanganan COVID-19 mencapai Rp1,3 triliun ...
Read more »