Kemendagri Habiskan Rp 168 Miliar untuk Lomba Video, PAN: Dorong Kepala Daerah Berinovasi via tribunnews
bukan sesuatu yang menghaburkan-hamburkan dana. Karena kalau pemborosan dana ya pasti enggak ada manfaatnya,” ucap Legislator asal Sumbar ini.
“Kalau ini kan jelas peruntukannya, tujuannya untuk inovasi, sosialisasi, dan mendorong kepala daerah melakukan terobosan. Jadi kepala daerah berlomba-lomba mencari kebaikan untukOleh sebab itu saat ini yang terpenting adalah adanya laporan pertanggungjawaban mengenai dana yang digunakan untuk hadiah tersebut. Sehingga tidak ada persepsi pemerintah menghambur-hamburkan uang.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kemendagri Bantah Lomba Inovasi Daerah Berhadiah Rp 168 Miliar Boros AnggaranMenurut Kemendagri, pemberian hadiah Rp 168 miliar itu bertujuan membantu pemulihan ekonomi daerah.\n\n
Read more »
Kemendagri: Hadiah Rp 168 Miliar Lomba Bukan Dari Anggaran Baru APBN'Sebagian warganet menganggap bahwa uang hadiah dikantongi pemenang untuk milik pribadi. Ini salah,' ujar Kastorius.
Read more »
Kemenkeu Jelaskan Rp 168 M untuk Lomba Video New Normal PemdaKementerian Keuangan atau Kemenkeu menjelaskan ihwal lomba pembuatan video new simulasi normal antardaerah yang menghabiskan anggaran Rp 168 miliar dan disorot publik akhir-akhir ini.
Read more »
Soal Lomba Video New Normal, Tito Bilang Tak Ada Penghamburan Uang - Tribunnews.comTito menjelaskan, hadiah lomba sebesar Rp 168 miliar kepada 84 pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, merupakan anggaran dari pos Dana Insentif
Read more »
Juara Inovasi New Normal, Jambi Terima Insentif Rp 4 MiliarPemprov Jambi memperoleh dana insentif Rp 4 miliar dari Pemerintah Pusat menyusul keberhasilan provinsi itu meraih Juara I dan III lomba inovasi daerah.
Read more »
Hadiah Lomba Inovasi Dorong Pemulihan Ekonomi DaerahLomba Inovasi Daerah digelar untuk mendorong dan memberi semangat kepada daerah dalam penyiapan tatanan normal baru.
Read more »