Komisi II DPR RI setuju dengan rencana KemenPAN-RB dan BKN soal pelaksanaan SKB CPNS Formasi 2019. SKBCPNS2019
jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Kepegawaian Negara menyatakan melanjutkan tes SKB CPNS 2019 formasi 2019. Rencananya, SKB CPNS 2019 dilaksanakan pada pada akhir Agustus hingga awal Oktober 2020. Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan Komisi II DPR RI setuju dengan keputusan pemerintah tersebut.
Dia menjelaskan penggunaan protokol kesehatan tersebut agar pelaksanaan SKB CPNS 2019 dapat berjalan lancar dan aman dari potensi penularan COVID-19. Selain itu, menurut dia, Komisi II DPR RI meminta KemenPAN-RB dapat menjamin bahwa penyederhanaan materi SKB pada tes penerimaan CPNS tidak berakibat pada penurunan kualitas, kapabilitas, dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara .
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Tertunda karena Corona, Kapan Tes SKB CPNS 2019 Dilanjut?Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 sempat tertunda karena pandemi virus Corona. Kapan dilanjutkan? SKB via detikfinance
Read more »
BKN lanjutkan seleksi CPNS formasi 2019 di tengah pandemiKepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan BKN akan melanjutkan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 yaitu dengan ...
Read more »
Komisi II DPR Setuju Seleksi CPNS Formasi 2019 Dilanjutkan |Republika OnlineSeleksi CPNS akan dimulai pada Agustus 2020 dengan protokol kesehatan.
Read more »
Tes SKB CPNS Digelar Akhir Agustus dengan Protokol KesehatanKepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Hari Wibisana memastikan tes SKB CPNS pada akhir Agustus akan digelar menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Read more »
BKN Optimis Serapan Anggaran Capai 97 Persen, Salah Satunya untuk CPNSBKN mengalami perubahan anggaran yang semula Rp 642,85 miliar menjadi Rp 580,77 miliar atau berkurang sebesar Rp 62,08 miliar
Read more »