Presiden kembali menyoroti soal pencairan anggaran kesehatan untuk penanganan covid-19. Ia meminta dana insentif segera disalurkan, termasuk juga penuntasan pembayaran klaim rumah sakit
PRESIDEN Joko Widodo meminta semua institusi terintegrasi dalam menangani wabah virus korona dan jangan ada ego sektoral, baik antarkementerian maupun di daerah.
“Yang paling penting pengendalian yang terintegrasi, terpadu, sehingga kerja kita efektif. Tidak ada lagi ego sektoral, ego kementerian, ego lembaga, ego kedaerahan. Apalagi jalan sendirisendiri, itu harus kita hilangkan,” tegas Presiden dalam rapat percepatan penanganan covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.
Presiden juga meminta para menteri melakukan terobosan kebijakan. Itu diperlukan agar percepatan penanganan pandemi covid-19 bisa benar-benar berdampak. Misalnya dengan mengerahkan tenaga medis dari pusat ke wilayah di luar DKI Jakarta yang menunjukkan tren penyebaran virus tinggi. “Kedua, mungkin bisa dibantu dengan lebih banyak peralatan. Manajemennya juga dikontrol di provinsi.
Terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kemarin menyebut penyerapan anggaran untuk bidang kesehatan dalam rangka pemulihan akibat pandemi kini mencapai 4,68% dari total alokasi sebesar Rp87,55 triliun. Angka itu meningkat jika dibandingkan dengan yang disampaikan Menkeu pada Selasa yakni baru 1,53%.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Instruksi Jokowi: Jangan Lagi Ada Ego Lembaga dan KedaerahanPresiden Jokowi menghendaki upaya penanggulangan pandemi virus corona dilakukan secara terpadu dan tersinergi agar efektif.
Read more »
Jokowi: Jangan Tunggu UMKM Mati Baru Kita Bantu, Tak Ada ArtinyaDengan nada tinggi, Jokowi lalu mengingatkan jajarannya agar jangan sampai bantuan baru disalurkan setelah usaha mereka bangkrut.
Read more »
Jokowi: Jangan Ada Lagi Ambil Paksa Jenazah yang Jelas-jelas Covid-19Jokowi menanggapi masih banyaknya keluarga yang mengambil paksa jenazah anggota keluarga mereka yang mengidap Covid-19.
Read more »
Bamsoet: Jangan Lagi Ada Toleransi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan!Lonjakan signifikan jumlah pasien Covid-19 akhir-akhir ini merupakan akibat dari pembiaran dan toleransi berlebih terhadap para pelanggar protokol kesehatan. MPRRI
Read more »
Jokowi: Jangan Terjadi Lagi Jenazah Positif Covid-19 Direbut KeluargaPresiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar komunikasi kepada masyarakat terkait penanganan Covid-19 dilakukan dengan lebih...
Read more »
Jokowi Tegur Menkes di Ratas: Jangan Bertele-tele, Tunggu Apa Lagi?Jokowi menilai, seharusnya Menkes bisa memotong posedur agar bantuan santunan segera keluar. Menkes
Read more »