Pengembangan antibodi monoklonal yang menargetkan virus corona telah disahkan para ilmuwan terkemuka.
Regeneron sedang menguji dua-antibodi, yang diyakini membatasi kemampuan virus untuk menggandakan diri lebih dari satu. Data kemanjurannya diharapkan bisa dirilis pada akhir musim panas, atau awal musim gugur. “Perlindungan akan berkurang dari waktu ke waktu. Dosis adalah sesuatu yang belum kita ketahui," kata Kyratsous.
Pemerintah AS memberdayakan Eli Lilly dan Co, AstraZeneca, Amgen, dan GlaxoSmithKline untuk mengembangkan sumber daya manufaktur guna meningkatkan pasokan jika ada obat yang terbukti berhasil. "Dalam pengaturan profilaksis, kami pikir dapat bertahan hingga enam bulan," kata Kepala petugas medis Vir Biotechnology, Phil Pang, yang mulai menguji antibodi pada pasien yang tidak dirawat di rumah sakit bulan depan.
Risiko keamanan antibodi monoklonal dianggap rendah, tetapi biayanya sangat tinggi. Jenis obat untuk kanker ini dapat menelan dana lebih US$ 100.000 setahun.bisa menjadi resisten terhadap antibodi."Kami mencoba mengembangkan sesuatu yang saling melengkapi," kata Kepala penelitian Amgen David Reese. Amgen bekerja dengan Adaptive Biotechnologies Corp.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kata Warga Pamijahan tentang Produsen Cairan Hadi PranotoHadi mengaku orang tuanya tinggal di Pamijahan, namun warga setempat menyebut Hadi tidak tinggal di kampung paling ujung wilayah barat Bogor di kaki Gunung Salak itu.
Read more »
Kembangkan Produk Baru, Indofarma Racik Obat HerbalPenyebaran Covid-19 membuka peluang bagi perusahaan farmasi, seperti Indofarma, untuk menciptakan produk baru.
Read more »
Bikin Gaduh Melulu Soal COVID-19, Anji Kenapa Sih?Lagi-lagi, Anji bikin gaduh soal Corona. Kali ini ia mewawancarai sosok yang mengaku profesor mikrobiologi 'penemu' antibodi OVID-19, Hadi Pranoto. Coronavirus via detikHealth
Read more »
Ribuan Warga Berlin Aksi Tolak Protokol Kesehatan Covid-19 |Republika OnlinePembatasan sosial untuk cegah Covid-19 di Berlin dianggap melanggar hak kebebasan
Read more »
Ilmuwan Indonesia di AS Kembangkan Vaksin COVID-19Ilmuwan Indonesia di Amerika Serikat mengembangkan vaksin COVID-19 dengan teknologi canggih.
Read more »