Mobilisasi ASN oleh petahana untuk kepentingan pemenangan dalam pilkada dinilai paling berbahaya.
Demikian diungkap Koordinator Indonesia Corruption Watch , Adnan Topan Husodo dalam kampanye virtual Gerakan Nasional Netralitas ASN, Rabu . “Mobilisasi ASN jauh lebih berbahaya, karena akan ada penyalahgunaan fasilitas negara, mengingat incumbent melihat mesin birokrasi sebagai mesin politik,” kata Adnan.
Dia menambahkan ketidakpastian bagi ASN menjadi mencuat, karena mudahnya pergantian jabatan, termasuk mutasi. “Publik pun menjadi tidak percaya dengan birokrasi dan pada akhirnya daya saing negara akan rendah karena birokrasinya tidak netral,” ungkap Adnan. “Ada seseorang yang kemudian ditempatkan di jabatan tertentu kemudian dia harus 'balas budi' kepada si incumbent itu karena incumbent-nya mencalonkan,” kata Johan.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pak Ganjar Berencana Siapkan Denda untuk ASN Pelanggar Protokol KesehatanGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang menyiapkan mekanisme denda bagi ASN yang tak patuh protokol kesehatan. GanjarPranowo
Read more »
Pemkab Banjar Gelar Tes Usap Massal untuk ASN |Republika OnlinePuluhan ASN sudah menjalani tes usap yang akan digelar hingga Kamis.
Read more »
Pesan Yasonna Laoly ke ASN: Jangan Senyum Kalau Terima AmplopMenkumham Yasonna Laoly mengingatkan para aparatur sipil negara untuk selalu menjaga integritas dan meningkatkan kinerja.
Read more »
PP Pegawai KPK Jadi ASN Diteken, Novel: Proses Pelemahan |Republika OnlineBerdasarkan UU KPK hasil revisi, KPK kini berada di bawah kekuasaan eksekutif.
Read more »
Riau Gelar Tes Swab Massal Covid-19 Dua Hari, ASN Wajib IkutASN Riau wajib ikut tes swab massal ini. Sementara masyarakat umum diperbolehkan untuk mengikuti tes pelacakan covid-19 ini.
Read more »
Banyak ASN Positif Covid-19, Ketua MPR Minta Protokol Kesehatan Lembaga DIperketatKetua MPR meminta pimpinan lembaga dan kementerian memperketat pelaksanaan protokol kesehatan di kantor masing-masing.
Read more »