Gereja di seluruh Yunani berbunyi sebagai tanda berduka bertepatan dengan digelarnya shalat Jumat pertama di Hagia Sophia...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bergabung dengan kerumunan besar umat Islam di Istanbul untuk shalat di Hagia Sophia, menyegel ambisinya untuk memulihkan ibadat Muslim di situs kuno yang oleh sebagian besar orang Yunani anggap sebagai pusat agama Kristen Ortodoks.
"Kami mengira seseorang telah meninggal, tetapi kami diberitahu itu untuk Hagia Sophia. Sangat menyedihkan, sangat sedih," kata Katerina, 40, seorang pemilik toko di pulau Astypalea seperti dikutip dari Reuters, Jumat . Sementara dalam sebuah pesan yang menandai peringatan ke-46 tahun Yunani dari pemulihan demokrasi, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menyebut Turki sebagai 'pembuat onar' dan konversi Hagia Sophia sebagai penghinaan terhadap peradaban abad ke-21.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Mengenal Hagia Sophia, bekas Gereja yang jadi Masjid di TurkiPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan, hari ini, melaksanakan Salat Jumat bersama ribuan umat muslim lainnya untuk pertama kali di Hagia Sophia
Read more »
Sholat di Hagia Sophia, Gereja Yunani Kompak Berkabung |Republika OnlineGereja di Yunani kompak bunyikan lonceng dan kibarkan bendera setengah tiang.
Read more »
Presiden Erdogan Hadiri Salat Jumat Pertama di Hagia SophiaSejumlah menteri dan tamu undangan hadir mengikuti prosesi salat Jumat di Masjid Hagia Sophia.
Read more »
Ribuan orang berkumpul di Hagia Sophia untuk shalat Jumat perdanaRibuan warga Turki berkumpul di dekat Hagia Sophia untuk shalat Jumat perdana sejak Presiden Tayyip Erdogan mengumumkan bangunan yang sama-sama dihormati oleh ...
Read more »
Erdogan Gabung Ribuan Orang Salat Jumat Pertama di Hagia SophiaPresiden Turki Tayyip Erdogan bergabung ribuan orang jamaah di Hagia Sophia pada Jumat (24/7) untuk salat Jumat pertama...
Read more »