Aliansi Gerakan Anti Kekerasan (Gerak) Perempuan menolak pencabutan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dari prolegnas prioritas 2020.
Jakarta, CNN Indonesia --Gerak Perempuan menilai DPR menggunakan pandemi virus corona sebagai alasan untuk menunda RUU PKS. Padahal, mereka menilai faktanya di Indonesia terdapat bukti serta data yang cukup mengenai kebutuhan atas bakal beleid tersebut.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
DPR Dinilai Gagal Pahami Prioritas Legislasi |Republika OnlineDikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas menunjukkan DPR tak memahami kebutuhan rakyat
Read more »
Amnesty Internasional Desak DPR Cabut Penarikan RUU PKS dari ProlegnasDikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas, menunjukkan wakil rakyat tidak sensitif terhadap isu perlindungan korban, dan telah gagal memahami kebutuhan rakyat.
Read more »
Aliansi GERAK Perempuan Kecam Pencabutan RUU PKS dari Prolegnas 2020GERAK Perempuan mengecam keputusan pencabutan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari Program...
Read more »
Massa Ormas Islam dan Nasionalis Sukabumi Aksi Tolak RUU HIP |Republika OnlineDemonstran meminta DPR RI menarik kembali RUU dari prioritas prolegnas.
Read more »
RUU PKS, Lindungi Korban dari Sikap Aparat Hukum yang MelecehkanPolitikus Golkar, Nurul Arifin menyatakan, RUU PKS dibutuhkan terlebih untuk melindungi perempuan membutuhkan payung hukum.
Read more »
LPSK Sesalkan Keputusan DPR Soal RUU PKSLembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyesalkan keputusan DPR terkait Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Prolegnas
Read more »