Facebook kini melengkapi fitur tombol konteks dengan memberikan notifikasi saat pengguna berbagi berita lawas.
Liputan6.com, Jakarta - Facebook baru saja mengumumkan fitur baru untuk menandai berita yang dibagikan pengguna di platform-nya. Fitur anyar ini sebenarnya melengkapi tombol konteks yang diliris Facebook tersebut pada 2018.
"Kami hanya ingin memastikan orang mengetahui konteks mengenai sebuah berita saat ingin membagikannya di Facebook," tulis VP Feed and Stories Facebook , John Hegeman.Kehadiran fitur ini, menurut John, berasal dari riset internal mereka. Dari riset itu, mereka menemukan ketepatan waktu adalah konteks penting yang menentukan seseorang membaca, mempercayai, dan membagikan sebuah berita.
"Selama beberapa bulan ke depan, kami juga akan menguji coba fungsi notifikasi ini untuk berita yang berkaitan dengan Covid-19," tutur John. Itu artinya, ada sekitar 300 ribu konten yang salah dimoderasi tiap harinya. Demikian sebagaimana dikutip dari Forbes, Kamis . Lebih detailnya lagi, per orang harus menyelesaikan pekerjaan moderasi sebanyak 25 konten per jam sepanjang delapan jam shift kerja.
3 dari 3 halamanSolusinya Moderator Konten Haruslah Karyawan FacebookNYU Stern pun memberikan solusi, yakni mengakhiri kontrak outsourcing bagi tenaga moderasi Facebook. NYU Stern menyebut, seluruh tenaga moderator harusnya merupakan karyawan resmi Facebook dengan gaji yang memenuhi standar.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Burberry Bakal Gelar Fashion Show Digital Pada 17 SeptemberBurberry memutuskan untuk menggelar fashion show koleksi Spring/Summer 2021 pada September mendatang secara digital.
Read more »
Liverpool Vs Crystal Palace, Salah dan Robertson Bakal Tampil KembaliLiverpool bakal diperkuat Mohamed Salah dan Andrew Robertson saat melawan Crystal Palace di Stadion Anfield, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB.
Read more »
Imigrasi Bakal Deportasi WNA Penanggung Jawab Yoga Massal di UbudKegiatan yang dihadiri oleh sekitar 60 orang tersebut menimbulkan keresahan warga setempat dan sempat viral di media sosial.
Read more »
Aturan yang Bakal Memanjakan Koruptor - Berita Utama - koran.tempo.coPegiat antikorupsi mendesak pemerintah menghentikan pembahasan RUU Pemasyarakatan.
Read more »
2 Permen Keluaran Grup Nestle Bakal Ganti Nama karena Dianggap RasisApa nama kedua permen keluaran grup Nestle yang dianggap mengandung rasisme itu?
Read more »
Menkes Bakal Kirim Puluhan Dokter dan Perawat ke RSUD Dr Soetomo SurabayaDalam kunjungan ke Surabaya, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan bakal menambah tenaga kesehatan di sana.
Read more »