Emiten tidak membutuhkan banyak orang karena telah dibantu teknologi.
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Emiten yang bernaung di Wall Street kemungkinan akan memotong bonus tahun ini sebesar 15-20 persen. Menurut laporan konsultan kompensasi, Johnson Associates Inc, para emiten juga akan mengurangi jumlah karyawannya secara signifikan. Baca Juga Pandemi Covid-19 telah memaksa banyak perusahaan untuk melakukan efisiensi. Sejumlah perusahaan juga mengatakan tidak memerlukan banyak karyawan untuk melakukan beberapa pekerjaan tertentu.
Di sisi lain, memangkas jumlah karyawan akan menambah pengeluaran perusahaan. Pasalnya, perusahaan harus mengeluarkan biaya untuk membayar pesangon para karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja . Selain karyawan, pengawan kompensasi juga diberlakukan terhadap pimpinan eksekutif di perusahaan publik."Dengan dampak Covid-19 dan fokus terbaru pada keadilan dan kesetaraan, itu akan memerlukan analisis yang bijaksana dan keseimbangan kinerja, prioritas kompetitif dan masyarakat, dan harapan pelanggan dan karyawan," tulis Johnson.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Penyeimbangan Portfolio, Wall Street Diprediksi Bakal Dilanda Aksi Jual MasifDana pensiun AS akan menggeser portfolio mereka dari saham ke obligasi mulai pekan depan. Indeks S&P 500 menguat 21 persen di triwulan-II sejauh ini.
Read more »
Wall Street Ditutup Menguat, Trio Raksasa Teknologi Ukir Rekor BaruBursa Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Selasa (23/6/2020). Saham-saham teknologi kembali menopang pergerakan Wall Street.
Read more »
Wall Street Naik Didorong Sektor Teknologi |Republika OnlineInvestor Wall Street fokus pada potensi lebih banyak langkah stimulus pemerintah.
Read more »
Bursa Saham Asia Dibuka Menghijau Mengekor Penguatan Wall StreetSaham-saham di Asia Pasifik naik tipis pada perdagangan Selasa
Read more »
Wall Street Menguat, Nasdaq Ukir Rekor Berkat Apple DkkDow Jones Industrial Average naik 0,6 persen ke 26.024,96. Indeks S&P 500 naik 0,7 persen ke 3.117,86. Indeks Komposit Nasdaq naik 1,1 persen ke rekor 10.056,47
Read more »
Wall Street Menguat, Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi BaruNasdaq menandai penutupan tertinggi kedua sepanjang masa berturut-turut untuk acuan teknologi-berat dan kenaikan harian kedelapan beruntun.
Read more »