Emas telah naik 34 persen pada tahun ini dan merupakan salah satu aset berkinerja terbaik 2020.
Setelah menembus di atas US$ 2.000 untuk pertama kalinya pada Selasa , harga emas mencapai level tertinggi baru di US$ 2.055,10 per ounce pada Rabu. Sementara harga emas di pasar spot naik 1 persen ke US$ 2.037,81. Emas berjangka AS naik 1,4 persen menjadi US$ 2.048,30.Investor khawatir stimulus ekonomi sebagai respons terhadap pandemi Covid-19 akan memicu inflasi dan menurunkan nilai aset lainnya. Alhasil investor memburu kemilau emas.
Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun menjadi minus 1,06 persen dari 0,15 persen pada awal tahun.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pecahkan Rekor Pertama Kali, Emas Tembus 2000 dolar per ounceEmas menembus level psikologis 2.000 dolar AS per ounce untuk pertama kalinya dalam sejarah pada akhir perdagangan karena dipengaruhi suku bunga sangat rendah.
Read more »
Rekor, Emas Tembus Level Psikologis US$ 2.000Kontrak emas pengiriman Desember melonjak US$ 34,7 atau 1,75 persen, menjadi 2.021 per ounce.
Read more »
Harga Emas Cetak Rekor, Pertama Kali dalam Sejarah Tembus US$ 2.000 - Tribunnews.comSaat ini pelaku pasar mencermati negosiasi antar petinggi AS terkait paket kebijakan stimulus ekonomi akibat corona.
Read more »
Tembus Rp1 Juta per Gram, Emas ANTAM Jadi Primadona Investasi di Kala PandemiEmas ANTAM dinilai jadi emiten paling prospektif di masa new normal. Hal ini menyebabkan harga emas ANTAM meroket ke angka Rp1.028.000 per gram, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Antam
Read more »
Emas tembus 2.000 dolar per ounce untuk pertama kalinyaEmas melonjak dan menembus level psikologis 2.000 dolar AS per ounce untuk pertama kalinya dalam sejarah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena ...
Read more »
Meroket, Harga Emas Tembus 2.000 Dolar AS per Ons |Republika OnlineIni menjadi rekor tertinggi harga emas dalam sejarah.
Read more »