Demo Penolakan 500 TKA China di Sultra Ricuh |Republika Online

United States News News

Demo Penolakan 500 TKA China di Sultra Ricuh |Republika Online
United States Latest News,United States Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

Para demonstran melakukan aksi sweeping mencari TKA China.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Demontrasi penolakan terhadap kedatangan 500 orang tenaga kerja asing yang akan bekerja di PT VDNI dan PT OSS di Morosi Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara , hingga Selasa malam berlangsung ricuh. Para massa aksi melampiaskan rasa kekecewaannya akibat tidak menemukan seorang pun TKA yang melintas di simpang empat Desa Ambaipua Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan.

Pengunjuk rasa melemparkan batu dan kayu ke arah pihak kepolisian. Pihak keamanan menyemprotkan water canon dan menembakkan gas air mata ke arah massa pengunjuk rasa. Kepolisian memperingatkan massa pengunjuk rasa agar membubarkan diri. Namun imbauan tersebut tidak diindahkan oleh masa aksi dan berupaya melemparkan batu dan kayu ke arah pihak Kepolisian.

Hingga berita ini dinaikkan tepat pukul 23.19 Wita, pihak kepolisian tengah berupa membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata dan water canon ke arah pengunjuk rasa. Sebelumnya, para massa aksi melakukan sweeping setiap kendaraan khususnya roda empat yang keluar dari bandara untuk memeriksa setiap penumpang, apakah memuat TKA atau tidak.

Untuk diketahui, hari ini Selasa dijadwalkan sebanyak 156 TKA asal China akan tiba di Bandara Haluoleo Kendari. Sebanyak 156 TKA itu adalah gelombang pertama dari 500 TKA yang akan datang di Sultra. Baca Juga sumber : Antara BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Tolak Kedatangan 500 TKA China, Ratusan Orang Demo di Perempatan Bandara Haluoleo KendariTolak Kedatangan 500 TKA China, Ratusan Orang Demo di Perempatan Bandara Haluoleo KendariRatusan orang itu bergerak dari kantor imigrasi menuju Bandara Haluoleo dan berencana mengadang TKA China.
Read more »

Massa Demo di Dekat Bandara Haluoleo Kendari Cegat Mobil Berisi 1 TKA ChinaMassa Demo di Dekat Bandara Haluoleo Kendari Cegat Mobil Berisi 1 TKA ChinaPara pengunjuk rasa berhasil mencegat mobil bak terbuka jenis Hilux yang melintas dari arah Kota Kendari menuju bandara. Di dalamnya, ada 1 TKA China.
Read more »

Tolak 500 TKA, Mahasiswa-Anggota DPRD Sultra Demo di Jalan Masuk BandaraTolak 500 TKA, Mahasiswa-Anggota DPRD Sultra Demo di Jalan Masuk BandaraMahasiswa dari berbagai elemen hingga anggota DPRD di Kendari berunjuk rasa di jalan masuk menuju Bandara Haluoleo. Mereka menolak kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China. TKA China
Read more »

Demo tolak kedatangan 500 TKA di Sultra lanjut hingga Selasa malamDemo tolak kedatangan 500 TKA di Sultra lanjut hingga Selasa malamSelain menyiapkan dua ekor anjing pelacak, pihak kepolisian juga menyiapkan dua unit mobil water canon dan gas air mata untuk menghalau pengunjuk rasa masuk di Bandara Haluoleo.
Read more »

Demo Tolak Kedatangan TKA Asal Tiongkok Berlanjut Hingga MalamDemo Tolak Kedatangan TKA Asal Tiongkok Berlanjut Hingga MalamDemo Tolak kedatangan TKA Asal Tiongkok Berlanjut Hingga Malam. Ratusan massa pengunjuk rasa tetap bertahan dan melakukan orasi secara bergantian di simpang empat Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Read more »

Ricuh, Demo tolak kedatangan 500 TKA di SultraRicuh, Demo tolak kedatangan 500 TKA di SultraPengunjuk rasa melemparkan batu dan kayu ke arah pihak kepolisian, hingga pihak keamanan menyemprotkan water canon dan menembakkan gas air mata ke arah massa pengunjuk rasa.
Read more »



Render Time: 2025-02-28 00:26:56