Korban meninggal anak-anak untuk kasus DBD di Tasikmalaya tinggi, anak-anak rawan terjangkit DBD.
Dari total jumlah kematian akibat DBD sebagian besar menimpa anak-anak yang sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di Puskesmas atau Rumah Sakit.
"Angka sekarang mengalami peningkatakan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 yang menunjukkan angka 588 kasus. Yang paling memprihatinkan, dari 16 orang yang meninggal, 11 orang di antaranya itu anak-anak atau usia dini," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat kepada wartawan, Kamis .Uus menambahkan, berdasarkan data per kecamatan paling tinggi kasus DBD berada di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.
Selanjutnya terdapat di Kecamatan Tamansari sebanyak 70 kasus, Cihideung 66 kasus dan Cibeureum 58 kasus. "Sisanya tersebar di kecamatan lainnya yang terdapat total 10 Kecamatan yang berada di Kota Tasikmalaya," pungkasnya.Diberitakan sebelumnya, Kasus demam berdarah dengue di wilayah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus meningkat disamping peperangan melawan pandemi corona selama ini.
Selama sepekan jumlah kematian baru akibat DBD pun bertambah 5 orang dengan total sebanyak 16 meninggal sampai Selasa .
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
11 Anak Meninggal Akibat DBD di Tasikmalaya |Republika OnlineSebanyak 16 orang dinyatakan meninggal akibat DBD dan 11 di antaranya anak-anak.
Read more »
Kasus Corona Kota Bandung Stagnan, Wabah DBD MeningkatKota Bandung menghadapi tantangan meningkatnya orang yang terpapar virus demam berdarah, saat kasus positif corona di kota itu berjalan stagnan.
Read more »
Beban Ganda Infeksi Virus di Asia Tenggara, Corona dan DBDWabah demam berdarah dan virus Corona yang menghantam wilayah Asia Tenggara akan menimbulkan tantangan baru bagi tenaga kesehatan. via detikhealth
Read more »