Omzet pedagang seragam sekolah di Pasar Kliwon, Kudus, Jawa Tengah turun drastis di tengah pandemi virus corona. Pedagang VirusCorona via detikfinance
"Penjualan seragam sekolah menurun sekali karena masa pandemi ini," kata salah satu pedagang seragam sekolah grosir dan ecer Maulida Kartika ditemui detikcom di Blok C lantai 1 nomor 110 pasar Kliwon Kudus, Selasa .
Ia mengatakan, penurunan terjadi hingga 70 persen. Biasanya bulan seperti ini sudah banyak pembeli seragam sekolah. Hanya saat ini masih sepi. "Tahun lalu bisa pendapatan mencapai Rp 75 juta seharinya. Karena pembeli datang dari luar Jawa. Seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua," tuturnya.Namun saat ini untuk mendapatkan uang Rp 10 juta per hari pun sangat susah. Tidak ada pembeli seragam sekolah. Apalagi sekolah masih libur.Untuk seragam sekolah yang ia jual mulai TK hingga SMA. Adapun harga seragam secara grosir dijual mulai Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu setiap satu setelnya.
"Seragam yang saya jual mulai seragam TK sampai SMA. Harganya murah satu setel Rp 50 ribu yang panjang Rp 70 ribu. Tergantung ukurannya. Terpaut Rp 1.000,00," jelas dia.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Efek Corona, Omzet Pedagang Seragam Sekolah Anjlok 95 PersenOmzet pedagang seragam sekolah jelang tahun ajaran baru anjlok hingga 95 persen terpukul pandemi virus corona.
Read more »
Buwas Curhat Bulog Kesulitan Dapat Pasokan GulaDirektur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) membeberkan sulitnya memperoleh pasokan gula kristal putih (GKP) untuk operasi pasar. via detikfinance
Read more »
Viral Curhat Kocak Pria Izin ke Istri Buat Gowes, Mewakili Suara Para SuamiCurhat kocak suami yang meminta izin istrinya buat gowes ini viral di media sosial. Para suami merasa suara hatinya terwakili, seperti apa? Viral Gowes via wolipop
Read more »
Efek Corona, Omzet Pedagang Seragam Sekolah Anjlok 95 PersenOmzet pedagang seragam sekolah jelang tahun ajaran baru anjlok hingga 95 persen terpukul pandemi virus corona.
Read more »
'Nyaris Tak Ada yang Belanja Alat Sekolah..'Pedagang alat sekolah, Ujang (35) merasakan betul perbedaan tahun ajaran sebelumnya dengan di masa pandemi saat ini. / Regional
Read more »