Korut ingin mencegah Pyongyang menjadi pusat penyebaran Covid-19
REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Pemerintah Korea Utara telah mendirikan lebih banyak pos jaga guna membatasi akses warga ke Pyongyang. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 di ibu kota.
"Markas Besar Anti-epidemi Darurat Kota Pyongyang telah memasang lebih banyak pos jaga di titik masuk dan perbatasan utama di Pyongyang termasuk stasiun kereta bawah tanah serta halte bus jarak jauh," kata Rodong Sinmun, sebuah harian yang menjadi corong Partai Buruh Korut dalam laporannya pada Jumat dikutip laman kantor berita Korea Selatan , Yonhap.
Selain di titik masuk dan perbatasan, sebanyak 40 pos jaga juga telah didirikan di Pyongyang. Stasiun radio pemerintah mengatakan langkah-langkah tengah diambil guna memantau dengan cermat bus serta penumpang yang masuk dan keluar dari ibu kota. Langkah Korut membatasi akses ke Pyongyang memang dapat dipahami. Korut ingin mencegah kota yang dihuni para elite politik tersebut menjadi pusat penyebaran Covid-19. Korut telah menyatakan keadaan darurat selama akhir pekan. Negara ini pun menerapkan karantina wilayah atau lockdown di kota perbatasan Kaesong.
Korut telah melaporkan adanya kasus Covid-19 di negaranya. Korut mengklaim virus tersebut dibawa oleh seorang pembelot yang baru saja kembali dari Korsel. Otoritas Korsel meyakini ada seorang pembelot yang berenang kembali melintasi perbatasan Korut. Namun Seoul ragu bahwa dia telah terinfeksi Covid-19. Baca Juga BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ketum PSSI: Pemain Timnas Senior dan U-19 Negatif Covid-19 |Republika OnlinePemain timnas senior dan U-19 di pemusatan latihan (TC) menjalani dua tes swab.
Read more »
19 Pasien Covid-19 Asal Siak Dinyatakan Sembuh |Republika Online19 Pasien Covid-19 Asal Siak Dinyatakan Sembuh
Read more »
Cegah Covid-19, Polri Berlakukan Sistem Shift dan Tiadakan ApelMelaksanakan pengaturan sistem kerja. Kegiatan dalam bentuk mengumpulkan personel dalam bentuk apel dan upacara untuk sementara waktu ditiadakan.
Read more »
Cegah COVID-19, Menkes Terawan: Sebelum dan Sesudah Dinas Luar Kota Wajib Tes SwabCegah COVID-19, Menkes Terawan tegaskan sebelum dan sesudah dinas luar kota wajib tes usap/ swab test PCR.
Read more »
Cegah Covid-19, Pemkot Madiun Rapid Test Seluruh OPD |Republika OnlineWali Kota Maidun berharap tidak ada pegawai OPD yang tertular Covid-19
Read more »
JK Anjurkan Salat Idul Adha Dilaksanakan di Lapangan Cegah COVID-19Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla menganjurkan dalam pelaksanaan ibadah salat Idul Adha besok 10 Dzulhijjah dilaksanakan...
Read more »