Komisaris Utama Telkom Indonesia Rhenald Kasali membeberkan keunggulan kompetitif yang dimiliki Telkom.
Rhenald Kasali pun membeberkan keunggulan kompetitif yang dimiliki Telkom. Antara lain memiliki peran strategis di Indonesia dengan pasar yang besar dan memiliki 171 juta pelanggan, bahkan melayani daerah-daerah yang tidak mau dilayani oleh pemain-pemain telekomunikasi lainnya.Kemudian Telkom merupakan salah satu perusahaan yang memiliki jumlah menara terbesar di Indonesia. Telkom sendiri baru saja mengakuisisi sekitar 2.000 atau 3.
Keempat, Telkom memiliki struktur keuangan yang kuat di mana dari segi pendapatan cukup besar. Pada 2019 Telkom meraup pendapatan Rp 135 triliun. Selain itu, Rhenald Kasali juga menyampaikan bahwa Telkom Indonesia memiliki target dalam lima tahun dapat meraih pendapatan Rp 1.000 triliun.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Usai Juara Bundesliga dan DFB Pokal, Bayern Muenchen Bidik Liga Champions'Para pemain bisa beristirahat selama beberapa hari, dan kemudian kami akan bersiap untuk Liga Champions,' kata pelatih Bayern Muenchen.
Read more »
PGN Bidik Pembangunan Jaringan Gas 316 Ribu Rumah di 2020PGN merealisasikan pembangunan jaringan gas kota sebanyak 127.864 sambungan rumah (SR) pada semester I tahun 2020.
Read more »
Telkom Terus Bertransformasi dengan Mempercepat DigitalisasiTelkom memastikan memiliki infrastruktur dan fasilitas lengkap untuk memastikan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
Read more »
Telkom Terus Bertransformasi dengan Mempercepat DigitalisasiTelkom memastikan memiliki infrastruktur dan fasilitas lengkap untuk memastikan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
Read more »
Aneh Tapi Nyata, Ada Koin Rp 500 Dijual Rp 300 JutaSetelah warganet dihebohkan uang koin Rp 1.000 bergambar kelapa sawit dijual ratusan juta, kini ada yang menjual koin Rp 500 dengan harga sampai Rp 300 juta. UangKoin via detikfinance
Read more »
IPC Sudah Kucurkan Rp 2,37 Triliun Garap Terminal KijingIPC sudah mengucurkan Rp 2,37 triliun dari target Rp 5 triliun untuk membangun Terminal Kijing di Kalimantan Barat.
Read more »