AS Sanksi Batasi Ekspor China Karena Pelanggaran HAM Uighur

United States News News

AS Sanksi Batasi Ekspor China Karena Pelanggaran HAM Uighur
United States Latest News,United States Headlines
  • 📰 CNN Indonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 1 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 4%
  • Publisher: 53%

AS menjatuhkan sanksi kepada 8 perusahaan di China berupa pembatasan ekspor atas pelanggaran HAM terhadap suku Uighur.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyatakan sembilan perusahaan tersebut kini harus membatasi ekspor mereka sebagai konsekuensi sanksi.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

CNN Indonesia /  🏆 27. in İD

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Polisi Bidik Tersangka Baru Kasus 14 ABK WNI Korban Pelanggaran HAM Kapal ChinaPolisi Bidik Tersangka Baru Kasus 14 ABK WNI Korban Pelanggaran HAM Kapal ChinaPolisi sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka dari tiga agen penyalur ABK WNI itu ke Kapal Long Xing 629.
Read more »

Jasad ABK Dilarung, Polisi Belum Periksa Perusahaan China |Republika OnlineJasad ABK Dilarung, Polisi Belum Periksa Perusahaan China |Republika OnlineBareskrim Mabes Polri masih berkomunikasi dengan Kemenlu.
Read more »

China umumkan rancangan undang-undang keamanan baru yang 'bisa jadi akhir Hong Kong'China umumkan rancangan undang-undang keamanan baru yang 'bisa jadi akhir Hong Kong'Pada Jumat (22/05), Kongres Rakyat Nasional China akan membahas rancangan undang-undang yang bertujuan melarang hasutan dan subversi. Para aktivis prodemokrasi khawatir ini adalah 'akhir dari Hong Kong'.
Read more »

BPIP: Indonesia tak Boleh Ikut Blok AS Maupun China |Republika OnlineBPIP: Indonesia tak Boleh Ikut Blok AS Maupun China |Republika OnlineProf Hariyono mengajak masyarakat Indonesia dapat berdamai dengan sejarah.
Read more »



Render Time: 2025-03-04 15:04:08