PDIP Diserang Buzzer dengan Terencana, Terstruktur, dan Massif
Isu keterbelahan di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini kini kerap menjadi sasaran buzzer melalui isu pembelahan dukungan terhadap Capres 2024.
"Tanda-tanda friksi serta ketidakharmonisan faksi di antara elite PDIP tidak bisa dipandang sebelah mata. Ini terlihat jelas dari berbagai serangan udara dan darat yang menghantam character building banteng moncong putih itu," kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara , Samuel F Silaen kepada redaksi, Sabtu . Pandangan Samuel, ada politik adu domba yang dimainkan lawan politik PDIP. Contoh nyata yang terjadi adalah adanya dukungan agar Joko Widodo menjadi ketua umum PDIP.Melihat kondisi ini, Samuel menilai serangan yang dialamatkan kepada PDIP sudah tersturktur dan massif.image from inside and outside,
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Article headlineGELORA.CO - Politikus Partai Golkar, Andi Sinulingga, mengomentari video Ade Armando yang bernarasikan ‘BILA SUARA UMAT KRISTEN TERBELAH, AN...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Relawan capres dari Partai NasDem, Anies Baswedan, deklarasi IndonesiAnies pada Rabu (2/11/2022) kemarin. Deklarasi ini ditangg...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Temuan BPK tentang penggunaan anggaran komcad yang diinisiasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan), bisa mempengaruhi elektabilita...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Menghadapi kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) mendatang, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri disarankan tidak...
Read more »
Buruh Duga Isu Resesi Sengaja Ditebar Buat Jadi 'Hantu' Takut-takuti Ada PHKSaid Iqbal menduga isu resesi dimanfaatkan sejumlah pengusaha untuk menghembuskan isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Read more »
Article headlineGELORA.CO -Sinyal dukungan yang diberikan Presiden Joko Widodo, tidak akan berpengaruh banyak pada elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra...
Read more »