Anies Baswedan: Kalau Orang Baik Masuk Politik Harus Didukung, Bukan Dipermasalahkan
Capres Partai NasDem Anies Baswedan menyinggung sejumlah pihak yang mempermasalah orang baik ketika terjun ke dunia politik. Anies Baswedan menegaskan, ketika ada orang baik memilih untuk masuk politik seharusnya pihak tersebut memberikan dukungan, bukan kemudian dipermasalahkan.
"Bila orang baik masuk politik di permasalahan dan orang bermasalah masuk politik tidak dipermasalahkan, maka bangsa ini sedang menghadapi masalah," tegas Anies di dalam pidatonya di acara peresmian program"NasDem Memanggil" di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin . Menurut eks Gubernur DKI Jakarta itu, Indonesia saat ini membutuhkan orang yang terbukti memiliki banyak karya dan dengan pemikiran idealisme. "Kita sering kali aneh. Ada orang yang berkarya masuk politik terus ditanya untuk apa masuk politik? Kan sudah ada karyanya," ujar dia. Ketika orang seperti itu masuk ke dunia politik, Anies meyakini keputusan yang diambil dalam merumuskan kebijakan adalah keputusan yang berkualitas. "Justru saat ini kita membutuhkan lebih banyak lagi orang dengan rekam jejak karya dengan idealisme untuk masuk dalam wilayah pengambilan keputusan sehingga keputusan republik ini adalah keputusan yang berkualitas," jelas dia.Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menegaskan kembali partainya tetap mendukung pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin hingga tuntas tahun 2024. "Walaupun NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal capres, kami tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin hingga selesai," kata Surya Paloh saat memberikan sambutan pada peluncuran program"NasDem Memanggil" di NasDem Tower, Jakarta, Senin malam. Surya Paloh mengaku banyak pihak yang mempertanyakan komitmen partainya usai mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal capres.Namun, partainya selalu menjadi pihak yang mendukung segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan Jokowi, termasuk saat pemerintah memutuskan untuk mengurangi subsidi harga bahan bakar minyak ."Saya sambil bercanda bilang sama Pak Jokowi, 'Bapak Presiden, kita punya tujuh fraksi koalisi pemerintahan ini, ini kebijakan kenaikan BBM, enam fraksi tidak sepakat hanya satu fraksi ' yang sepakat ini, kalau tidak fraksi yang paling tolol atau paling loyalis tidak mungkin begini. Silakan terjemahkan," tutur Surya Paloh."Jadi, kalau ada yang menggoda kami, ada mencoba ketangguhan, semangat, dan jiwa konsistensi Partai NasDem, ya, boleh-boleh saja, tidak apa-apa. Kita adalah kita, tetapi niat baik kami tidak bisa ditawar-tawar, semangat kami, ya, itulah kami, komitmen kami," ujarnya.Menurut dia, perjalanan menjelang Pemilihan Umum 2024 penuh dengan tantangan. Bahkan, ada pihak yang meminta partainya dikeluarkan dari koalisi dalam pemerintah usai mendeklarasikan Anies Baswedan.Ada tiga kader Partai NasDem yang menduduki jabatan di Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G. Plate, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar."Ada yang menyatakan betapa bodohnya NasDem menempatkan calon presiden yang tidak populer karena dianggap membawa pikiran-pikiran yang bertentangan dengan komitmen kebangsaan, beraneka ragam. Akan tetapi, saudara itulah NasDem. Sekali layar terkembang, surut kita bertandang," kata Surya Paloh menegaskan yang disambut tepuk tangan kader NasDem.Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan hadir pada peresmian acara"NasDem Memanggil" di NasDem Tower, Jakarta Pusat, malam ini. Adalah acara pendaftaran bacaleg NasDem. Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali menyatakan, capres hasil deklarasi partainya itu menjadi contoh bagi kaum muda yang mempunyai mimpi ingin memimpin negeri. "Anies Baswedan ini contoh hidup untuk anak-anak muda kalau ingin jadi pemimpin di negeri ini," ujar Ali saat dihubungi wartawan, Senin . Menurut Ali, eks Mendikbud itu juga dapat menjadi motivasi bagi anak-anak muda termasuk generasi milenial yang bercita-cita memimpin negeri, tetapi bukan sebagai kader parpol. "Misalnya saya bukan dari parpol, milenial yang bukan dari parpol, mereka juga punya keberanian untuk bermimpi karena ada contoh hidup seperti Anies Baswedan. Tidak memiliki partai tapi punya kesempatan dicalonkan jadi presiden oleh NasDem," ungkap dia. Lebih lanjut, Ali menjelaskan acara NasDem Memanggil adalah acara turunan dari Indonesia Memanggil. Dinamakan NasDem Memanggil agar mempunyai makna yang lebih spesifik. Yakni, partai yang dipimpin oleh Surya Paloh itu memanggil seluruh elemen masyarakat untuk menjadi politikus. "Memberikan kesempatan kepada sebuah kelompok masyarakat baik profesi budayawan, guru, intelektual, aktivis, dan milenial yang ingin mengabdi, dan memilih calon politisi sebagai calon pengabdiannya. NasDem memberikan kesempatan kepada mereka untuk maju dalam sebuah kontestasi," ujar dia.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
PDIP Tersulut Manuver Politik NasDem Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 | merdeka.comManuver politik NasDem menyulut reaksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Read more »
Partai Gelora Indonesia Optimistis Lolos Verfak KPUBeritaJabar Partai Gelora Indonesia Optimistis Lolos Verfak KPU partaigeloraid KPU_ID partaigeloraindonesia verfakparpol KPURI
Read more »
Deklarasikan Anies Capres, Nasdem Tetap Dukung Jokowi hingga 2024Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan kembali partainya tetap mendukung pemerintahan Joko Widodo dan K.H. Ma'ruf Amin hingga tuntas
Read more »
Jadi Bakal Capres Nasdem, Anies Baswedan: Orang Tak Bermasalah Masuk Politik Harusnya Didukung - Tribunnews.comJadi Bakal Capres Nasdem, Anies Baswedan: Orang Tak Bermasalah Masuk Politik Harusnya Didukung via tribunnews
Read more »
Soal Reshuffle Kabinet Presiden Jokowi, Sekjen NasDem Singgung Menteri yang jadi CapresSekjen NasDem menilai Presiden Jokowi harus mempertimbangkan para menteri yang menjadi capres dalam melakukan reshuffle kabinet.
Read more »
NasDem Dibilang Partai Bodoh Gara-Gara Deklarasi Anies Baswedan Jadi CapresKetua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut ada pihak yang menganggap parpolnya sebagai partai bodoh karena mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal capres untuk Pilpres 2024.
Read more »