Terungkap! Ferdy Sambo Beri Ancaman Usai Kepergok Bohong soal Penembakan Joshua, Anak Buah sampai Gemetar
Sidang perdana terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J dan obstruction of justice, Ferdy Sambo, digelar pada Senin hari ini. Selain Sambo, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga sedianya menyidang Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.
Jaksa Penuntut Umum membacakan dua surat dakwaan sekaligus, yakni termasuk untuk kasus obstruction of justice. Salah satu fakta yang diungkap di sana adalah adanya ancaman Sambo kepada anak-anak buahnya yang mengurus perihal rekaman CCTV rumah Duren Tiga. Seperti dilihat Suara.com di kanal YouTube PN Jakarta Selatan, JPU mengungkap detail perintah Sambo agar sejumlah anak buahnya merekayasa bukti-bukti penembakan untuk mendukung skenario yang dibuatnya. Sambo disebut memerintahkan Chuck Putranto untuk menyalin dan melihat isi DVR CCTV. Perintah itu lalu diteruskan kepada Baiquni Wibowo yang sempat merasa tidak yakin untuk melakukannya. Namun Chuck bersikeras agar mereka mengikuti perintah Sambo karena takut dengan sang atasan."Kemarin saya sudah dimarahi, saya takut dimarahi lagi," ucap Chuck, dikutip pada Senin . Usai disalin, keduanya dengan Arif Rachman Arifin dan Ridwan Rhekynellson Soplanit menonton bersama-sama rekaman CCTV tersebut, yang akhirnya membongkar kebohongan Sambo. Pasalnya kronologi yang mereka dengar adalah Sambo tiba di rumah Duren Tiga ketiga Brigadir J dan Bharada E sudah selesai tembak-menembak, tetapi ternyata korban masih terlihat hidup sekitar pukul 17.07-17.11 WIB. Kebohongan ini langsung disampaikan kepada Brigjen Pol Hendra Kurniawan selaku atasan langsung Arif Rachman Arifin. Hendra lantas menerangkan bawahannya yang gemetar ketakutan karena memergoki kebohongan sang atasan, lalu mengajak Arif untuk menghadap Sambo di hari berikutnya. Di pertemuan itulah Sambo menyampaikan ancaman kepada anak-anak buahnya yang berusaha mengonfrontasi perihal kebohongan kronologi pembunuhan Brigadir J yang selama ini disampaikan.Namun saat itu Sambo tampaknya sudah mulai panik, terbukti dari nada bicaranya yang disebut sudah mulai meninggi dan emosi. "Masa kamu tidak percaya sama saya?!" bentak Sambo lagi, lalu mempertanyakan siapa saja yang ikut menyaksikan rekaman CCTV tersebut. Sambo kemudian mengancam kedua anak buahnya yang menghadap tersebut."Berarti kalau ada bocor, dari kalian berempat!" ancamnya. Masih dengan wajah tegang dan marah, Sambo memerintahkan Arif Rachman Arifin untuk menghapus dan memusnahkan file DVR CCTV tersebut. Bukan hanya itu, Sambo juga disebut sempat menitikkan air mata di hadapan Hendra dan Arif."Kenapa kamu tidak berani menatap mata saya? Kamu kan sudah tahu apa yang terjadi dengan Mbakmu," ucap Sambo. Amukan, ancaman, hingga tangisan inilah yang akhirnya membuat Hendra Kurniawan menyarankan Arif Rachman Arifin untuk mengikuti seluruh perintah Sambo. Termasuk untuk menghilangkan barang-barang bukti yang berkaitan dengan rekaman pembunuhan Brigadir J.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Jangan Lewatkan, Besok Sidang Perdana Ferdy Sambo Bunuh Brigadir JSidang perkara Obstruction of Justice ini akan berlangsung selama tiga hari
Read more »
Jelang Sidang Perdana Ferdy Sambo Cs, Kekasih Brigadir J Doakan Majelis Hakim: Kami Ingin KeadilanMenjelang sidang perdana kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs, keluarga Yosua melakukan doa bersama.
Read more »
Jelang Sidang Ferdy Sambo, Ayah Brigadir J: Semoga Berjalan BaikFerdy Sambo akan menjalani sidang perdana kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Bagaimana tanggapan keluarga Brigadir J?
Read more »
Keluarga Brigadir J Tak akan Hadiri Sidang Perdana Ferdy Sambo BesokKeluarga Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat memastikan tidak akan menghadiri sidang perdana Ferdy Sambo.
Read more »