Peran Kuat Maruf Terungkap Soal Perkosaan Putri, Ternyata Sosok Ini yang Bocorkan Brigadir J ke Ferdy
-Ternyata soal dugaan kasus perkosaan yang dituduhkan Putri Candrawathi pada mendiang Brigadir J, tidak diketahui siapa-siapa.Dalam dakwaan, soal tuduhan perkosaan hanya dialami Putri Candrawathi yang kemudian menceritakan pada suaminya, Ferdy Sambo atas sarang Kuat Ma’ruf.
Hal itu diketahui saat Tim Jaksa Penuntut Umum , membacakan dakwaan pertama atas terdakwa Ferdy Sambi dalam sidang perdana kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan , Senin .Dalam dakwaan yang dibacakan seorang JPU, dikatakan jika Putri Candrawathi juga meminta suaminya tidak berbicara pada siapa-siapa tentang apa yang dia ceritakan.Ferdy Sambo akhirnya menuruti apa yang dikatakan Putri Candrawathi, sehingga selain dirinya tidak ada yang tahu soal pelecehan seksual yang dituduhkan Putri pada Brigadir J.Dalam dakwaan yang dibacakan, Putri menghubungi Ferdy Sambo setelah pertemuan berdua bersama Brigadir J di dalam kamar selama 15 menit lamanya.Saat itu saksi dan juga terdakwa Kuat Maruf masuk ke dalam kamar Putri Candrawathi dan menyarankan agar menghubungi Ferdy Sambo. JPU mengatakan, saat itu Kuat Maruf disebutkan belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi antara Putri Candrawathi dan Brigadir J.Saat itu Ferdy Sambo sudah berada di Jakarta pada . “Sekira dini hari tanggal 8 Juli tahun 2022, Ferdy Sambo menerima telepon dari saksi Putri Candrawati,” kata JPU.Saat itu Putri Candrawathi berada di rumah Magelang, sambil menangis berbicara pada terdakwa Ferdy Sambo.“Bahwa korban Brigadir J selaku ajudan Ferdy Sambo yang ditugaskan untuk mengurus segala keperluan saksi Putri telah masuk ke kamar pribadi Putri,” katanya JPU.Saat itu dikatakan Putri, Brigadir J telah melakukan perbuatan kurang ajar terhadap saksi Putri Candrawati.Ferdy Sambo saat itu marah besar pada Brigadir J. “Menjadi marah kepada korban Noviansyah Yosua Hutabarat,” kata JPU.Akan tetapi, Putri Candrawati berinisiatif meminta kepada terdakwa Ferdy Sambo untuk tidak menghubungi siapa-siapa.“Jangan hubungi siapa-siapa dan jangan hubungi yang lain mengingat rumah di Magelang kecil dan takut ada orang lain yang mendengar cerita tersebut dan khawatir akan tersebar,” katanya.Bukan itu saja Putri juga mengatakan jika tubuh Brigadir J lebih besar dibanding ajudan lainnya, sehingga takut terjadi hal yang tidak diinginkan. Kemudian Ferdy Sambo meminta istrinya untuk segera pulang dan menceritakan semua kejadian di Magelang saat tiba di Jakarta.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Piala Dunia U-20: Menpora Ingatkan Pemkot Surabaya Soal Rumput Gelora Bung TomoHingga saat ini rumput di lapangan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya belum berstandar FIFA.
Read more »
Piala Dunia U-20: Menpora Ingatkan Pemkot Surabaya untuk Ganti Rumput Gelora Bung TomoMenpora mengingatkan Pemerintah Kota Surabaya agar mengganti rumput Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sesuai standar FIFA untuk Piala Dunia U-20.
Read more »
Ada Jakarta Marathon 2022, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gelora Bung Karno | merdeka.comSementara itu pengalihan arus lalu lintas bakal dilakukan dari arah timur, tepatnya di kawasan Tugu Tani menuju arah barat, yakni kawasan Tanah Abang. Nantinya, pengendara akan dialihkan menuju Jalan Medan Merdeka Timur, Medan Merdeka, Medan Merdeka Utara, Medan Merdeka Barat atau Jalan Abdul Muis.
Read more »
Menpora: Gelora Bung Tomo Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali melakukan inspeksi di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu sore (15/8/2022).
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah mengatakan ia belum bertemu lagi dengan kliennya menjelang sidang kasus pembunuha...
Read more »
Article headlineGELORA.CO -Menjelang sidang perdana kasus pembunuhan berencana Brigadir J, kondisi psikologi Putri Candrawathi disebut mengkhawatirkan. Hal...
Read more »