Bongkar Kasus Pemalsuan Situs, Dua Mahasiswa Unair Diundang ke Markas FBI
- Pemerintah Amerika Serikat mengundang dua mahasiswa magister Ilmu Kepolisian Universitas Airlangga ke markas besar Federal Bureau Investigation alias FBI di Cleveland, Ohio. Mereka adalah Eko Mangku Cipto dan Harianto Rantesalu.
Kasus ini melibatkan dua WNI yang memalsukan situs resmi pemerintah Amerika Serikat untuk mengoleksi data pribadi warga di sana. Data ini disinyalir digunakan untuk mendapatkan dana bantuan Covid-19 dan dijual demi mendapatkan profit. Saat singgah ke markas FBI, Eko dan Harianto menjelaskan teknik penyelidikan dan penyidikan terhadap dua tersangka kasus pemalsuan situs. Eko menyebut kasus ini melibatkan dua institusi, yakni FBI dan Polda Jawa Timur melalui tim siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus . “Menurut Kapolda Jatim, Nico Afinta, mengatakan bahwa data pribadi tersebut digunakan untuk mencairkan dana Pandemic Unemployment Assistance atau dana bantuan untuk pengangguran warga Amerika senilai US$ 2 ribu tiap data dan untuk dijual lagi seharga US$ 100 per satu data orang,” kata Eko dilansir dari situs Unair, Senin, 11 Oktober 2022. Eko dan Harianto turut mendapatkan informasi ihwal data yang didapatkan tersangka. Data ini ditarik melalui percakapan Whatsapp dan Telegram dengan jumlah sekitar 30 ribu data.Kasus ini scamming ini berhasil diungkap oleh Tim Siber Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Timur pada Maret 2021. Mengutip laman resmi Polda Jatim, kasus ini berawal saat penyidik meggerebek tersangka di kamar nomo 902 Hotel Quest, Wonorejo, Tegalsari, Kota Surabaya pada 1 Maret 2021. Polisi menangkap dua tersangka berinisial SFR dan MZMSBP . Adapun korban ialah orang-orang yang mengisi data pribadinya ke dalam scampage/website palsu, khususnya Warga Negara Amerika. Polisi menjelaskan kedua tersangka melakukan perbuatannya karena diminta tersangka S, warga negara India, yang masuk dalam daftar pencarian orang . Pelaku melakukan ini dibayar dengan mata uang Krypto Bitcoin oleh S. Keuntungan yang telah diterima oleh tersangka SFR selama melakukan perbuatan tersebut sekitar US$ 30 ribu atau sekitar Rp 420 juta. Sedangkan keuntungan yang diraih MZMSBP di atas Rp 60 juta. Adapun website resmi milik pemerintahan negara Amerika yang dipalsukan sebanyak 14 laman, di antaranya yaitu:laman Bureau Of Motor Vehicles negara bagian Ohio;milik Department of Motor Vehicles negara bagian Oregon;www.doa.alaska.gov,
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Article headlineGELORA.CO -Sosok yang mengisi kursi kosong Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang ditinggal Abdullah Azwar A...
Read more »
Article headlineGELORA.CO -Viral di jagat maya sebuah video yang menampilkan sosok Ayu Dewi sedang berwudhu menggunakan air hujan yang mengucur dari atap r...
Read more »
Article headlineGELORA.CO -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem mulai matangkan strategi untuk pemenangan di tahun politik 2024 mendatang hingga ke tin...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Pemerintah tengah menggeber pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju pada 2045. Targe...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Partai Buruh dan organisasi serikat buruh berencana menggelar aksi demo secara nasional, Rabu, 12 Oktober 2022. Demo akan dige...
Read more »
Akui Masih Ada Kekurangan di Stadion Gelora BJ Habibie, PSM Makassar Siap Jika Diverifikasi Ulang - Tribun-timur.comAkui Masih Ada Kekurangan di Stadion Gelora BJ Habibie, PSM Makassar Siap Jika Diverifikasi Ulang via tribuntimur
Read more »