Kapolri, Pengamat: Bisa Jadi Kecewa atau Malah Sudah Akrab
-Momen saat Presiden Joko Widodo tidak menyalami Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diakui Pengamat Politik dari Indonesia Public Institute Karyono Wibowo menimbulkan multitafsir. Karyono mengatakan, belakangan ini kurang dari dua bulan ada dua kasus besar yang menimpa institusi kepolisian yaitu kasus Ferdy Sambo dan tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan tak kurang 130 orang.
Kendati demikian, momen Presiden Jokowi tidak menyalami Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak perlu dibesar-besarkan," ujarnya kepada Republika.co.id, Jumat malam. Dia menambahkan, presiden Jokowi mungkin lupa atau justru karena saking dekatnya hubungan di antara keduanya. Hubungan Jokowi dengan Listyo Sigit sudah lama terjalin sejak Jokowi menjadi walikota Solo dimana Listyo Sigit menjadi kapolres Solo, lalu menjadi ajudan presiden Jokowi hingga dipercaya menjadi Kapolri. Jika diamati dalam video tesebut, dia melanjutkan, Presiden Jokowi tampak seperti berbincang-bincang dengan Listyo Sigit yang menunjukkan keakraban."Mungkin karena itulah Jokowi sampai lupa menyalami mantan ajudannya itu," kata Karyono. Menurutnya, dalam kondisi tertentu dimana banyak orang, terkadang membuat orang lupa untuk menyalami beberapa orang. Sebab, jika memperhatikan gestur keduanya masih belum menunjukkan disharmoni antara Jokowi dengan Listyo."Jika Jokowi kecewa berat dengan kapolri maka setidaknya ada indikator bahwa akan ada reshuflle. Tapi hingga kini belum ada tanda-tanda pergantian kapolri," ujarnya. Sebelumnya, Video Presiden Joko Widodo yang tidak menyalami Kapolri Jenderal Listyo usai mengikuti upacara hari ulang tahun ke-77 TNI di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu , viral di media sosial . Momen itu terjadi di sela Jokowi meninjau pameran alat utama sistem senjata di depan Istana Kepresidenan. Jokowi kala itu didampingi pimpinan tertinggi TNI dan Polri. Hadir Paglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo. Jokowi semula menjabat tangan Jenderal Andika, kemudian Jokowi melewati saja ketika berhadapan dengan Jenderal Listyo.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Article headlineGELORA.CO - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak menyoal penggunaan gas air mata saat mengunjungi stadion Kanjuruhan Malang,...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Laporan dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo yang dilayangkan Bambang Tri Mulyono ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Ja...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis bahwa keamanan nasional dan penegakan hukum di era pemerintahan Presiden Joko...
Read more »
Article headlineGELORA.CO -Pernyataan Presiden Joko Widodo yang tidak menyoroti penggunaan gas air mata selama tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Mala...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Ba...
Read more »
Article headlineGELORA.CO - FIFA telah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo terkait rekomendasi-rekomendasi perubahan sepak bola Indonesia pascain...
Read more »